Di tahun yang sama, Ni Luh pulang ke tanah kelahirannya di Bali dan bekerja di sebuah perusahaan fashion milik Amerika Serikat, yakni Paul Ropp. Di perusahaan itu ia memegang jabatan sebagai Direktur Pemasaran.
Karirnya di paul Ropp berjalan mulus. Karena dinilai berhasil meningkatkan penjualan, Ni Luh ditugaskan ke New York, Amerika Serikat.
Namun pada 2003 ia terpaksa kembali lagi ke Bali karena mengalami sait sehingga tidak boleh bepergian jauh.
Membangun usaha di Bali
Setelah berhenti dari Paul Ropp, Ni Luh memutuskan untuk memulai usahanya sendiri di Bali. Ia lalu mengumpulkan sejumlah perajin sepatu dan mendirikan butik sepatunya sendiri yang diberi nama NIlou.
Usahanya itu maju dengan pesat, hingga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan asing dan produk sepatunya dipasarkan ke luar negeri, diantaranya Australia dan Perancis.
Pada 2008, merk Nilou kemudian berganti menjadi Niluh Djelantik. Merek itu langsung ia patenkan di Kementerian Hukum dan HAM.
Kini sepatu Niluh Djelantik telah dikenal di mancanegara dan dipakai oleh artis internasional, diantaranya Julia Roberts, Gizele Bundchen dan Anggun C Sasmi.
Terjun ke politik
Baca Juga: Posting Pamit dari Partai usai Anies Resmi Bacapres, NasDem Tunggu Surat Resign dari Niluh Djelantik
Seakan tak puas hanya menjadi pengusaha, Ni Luh akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kemudian pindah ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 2018.
Di partai Nasdem ia menjabat sebagai Ketua DPP Partai Nasdem Bidang UMKM. Ia lalu memutuskan untuk keluar dari partai besutan Surya Paloh tersebut pada 2022.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim, menanggapi dingin unggahan atau postingan Niluh Djelantik yang menyatakan pamit dari Partai NasDem pasca Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh secara resmi menyatakan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.
Hermawi menilai memang sebaiknya jika tak sejalan dengan keputusan partai sebaiknya memutuskan keluar saja dari partai yang diketuai Surya Paloh.
"Saya pikir lebih baik begitu ya, karena Niluh selama ini juga kan tidak berbuat apa-apa untuk partai, tidak ada aktivitas apapun," kata Hermawi kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).
Niluh, kata Hermawi, selama menjabat sebagai salah satu ketua Departemen Bidang UMKM DPP Partai NasDem belum ada kinerjanya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Posting Pamit dari Partai usai Anies Resmi Bacapres, NasDem Tunggu Surat Resign dari Niluh Djelantik
-
Efek Besar Anies Baswedan Capres 2024, Pemilih Gerindra di Ranah Minang Diprediksi Migrasi ke Partai NasDem
-
Anggota DPR Termuda Asal NasDem Polisikan Komika Mamat Alkatiri karena Merasa Dibully, Bukti Laporan Diumbar ke Medsos
-
PDIP Minta Anies Tak Manfaatkan Jabatan Gubernur Buat Politik, Wagub DKI: Dia Sudah Paham
-
Panas! Wasekjen NasDem Tanggapi Ucapan Pamit Niluh Djelantik Pasca Deklarasi Anies: Selama Ini Dia Tak Berbuat Apa-apa
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat