Dia berharap akan bisa tinggal sendirian dan mendapat pelatihan kembali untuk bisa bekerja di sektor perikanan, di bidang yang bisa dilakukannya menggunakan kursi roda.
Pengacara Andrew Whealey selama ini sudah membantu Eric dari sisi hukum.
Dia mengatakan Eric sudah bertahun-tahun menjadi pekerja yang membayar pajak dan seharusnya tidak dibiarkan hidup terlantar.
"Orang ini sudah berada di sini selama beberapa tahun bekerja keras di bidang yang tidak banyak orang yang mau bekerja karena sulit dan dia melakukannya dengan tersenyum," katanya.
"Saya kira ini tidak benar, bahwa seseorang yang sudah memberikan kontribusi untuk skema seperti ini tidak bisa mendapatkan manfaatnya."
Desakan agar biaya akomodasi ditanggung
Skema NIISQ mendapat pendanaan di negara bagian Queensland dari dana yang dibayar oleh pengendara mobil, ketika memperbarui pendaftaran kendaraan dan juga pembayaran asuransi pihak ketiga yang sifatnya wajib.
Tujuan dari pendanaan ini adalah untuk membiayai perawatan, bantuan dan dukungan kepada mereka yang hidupnya berubah total karena kecelakaan lalu lintas.
Biaya yang ditanggung adalah rehabilitasi dan layanan kesehatan, serta pelatihan, transportasi dan modifikasi akomodasi.
Menurut Andrew, seharusnya biaya akomodasi seperti menyewa rumah juga ditanggung.
Baca Juga: Pengorbanan Keluarga Jadi Salah Satu Faktor Migran Asia Sukses di Australia
"Yang kami inginkan adalah diskusi dan akhirnya ia bisa diterima karena ia tidak punya tempat tinggal, dia tidak akan mendapatkan perawatan, atau mendapat dukungan," katanya.
"Tanpa tempat tinggal, tanpa makanan, bagaimana kita bisa memenuhi ketentuan lain dalam skema tersebut?"
Kemungkinan akan dideportasi
Pekan lalu, Eric sudah mendapatkan visa sementara di saat Departemen Dalam Negeri Australia mempertimbangkan permohonannya untuk mendapatkan status permanen.
Juru bicara Departemen Dalam Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan jika mereka tidak akan melakukan deportasi di saat proses permohonan berjalan.
Namun Eric yang segera harus meninggalkan rumah sakit besok tidak memiliki tempat tinggal.
Pengacaranya Andrew Whealey menyerukan adanya pihak berwenang bertindak untuk menanggapi masalah Eric.
Berita Terkait
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Intip Pesona 5 Pantai Eksotis di Australia Barat, Ada Spa Alami di Tengah Karang
-
Comeback Epik! Timnas Futsal Indonesia Hajar Australia, Melaju ke Semifinal
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado
-
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari