Beragam kritikan sontak muncul dari tengah-tengah warganet yang menyayangkan pernyataan dokter Tifa itu.
"Masih banyak orang tidak waras di negeri ini, ukuran kok pakaian? Bagaimana perilaku kita kepada semua ciptaan Tuhan, pikiran, perkataan dan perbuatan," ujar akun @putrago**.
"Tak ada pemaksaan dalam agama dok. Yang ada syiar saja, dan gak ada hubungannya dengan pilihan sesama muslim," imbuh akun @roels**.
Pertanyakan status sarjana Jokowi, buat analisis anatomi pada foto wisuda
Dokter Tifa kini kembali diterpa angin kontroversi. Adapun ia sempat mempertanyakan status sarjana Jokowi. Kali ini, ia memakai bukti foto wisuda sang Presiden.
"Semoga Jokowi yang Presiden tidak pernah mengakui ini sebagai foto wisudanya ya," tulis dokter Tifa di akun Twitternya pada Minggu (9/10/2022).
Ia melakukan analisis anatomi pada foto tersebut dan mengklaim bahwa ada perbedaan dengan bentuk bibir dan hidung Jokowi dengan yang aslinya. Sontak, ia menyimpulkan bahwa orang yang ada di foto tersebut berbeda dengan Jokowi.
"Sebagai Dokter yang lulus matkul [mata kuliah] Anatomi 15 SKS pasti tahu, hidung, bibir, dan gigi di foto sebelah kanan adalah milik dua orang yang berbeda," imbuhnya.
Dokter perempuan tersebut juga kembali mempertanyakan status kelulusan Jokowi yang seharusnya punya foto wisuda sendiri.
Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wagub DIY Periode 2022-2027
"Kalau pun Jokowi adalah lulusan asli UGM, pasti punya foto wisudanya sendiri," tulisnya lagi.
Adapun cuitan dokter Tifa tersebut kembali menuai kritikan pedas dari warganet.
Salah seorang warganet menyidir bahwa dokter Tifa masih tak dapat beranjak dari masa lalu.
"Dia udah jadi Wali Kota Solo 2 periode, Gubernur Jakarta dua tahun, Presiden 8 tahun, dan Anda masih mundur ke belakang minta Jokowi tunjukin foto wisuda buat bukti kalau dia lulusan UGM?" komentar warganet.
Warganet lain bahkan menantang dokter Tifa untuk membuktikan secara langsung dengan datang ke UGM dan mencari data yang ada.
"Saya tantang @DokterTifa kita sama-sama ke UGM kita pastikan database di sana, percuma Anda dapat gelar dokter yang katanya ahli anatomi 15 SKS, kalau ndak berani berarti Anda yang dokter palsu," imbuh warganet lain.
Warganet lainnya menilai cuitan dokter Tifa hanya sebuah nyinyiran yang didasari kebencian belaka.
"Orang yang diselimuti hati penuh kedengkian, maka otaknya hanya akan isi nyinyiran yang enggak bermanfaat," tulis warganet.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wagub DIY Periode 2022-2027
-
Jabatan Berakhir, Sultan Hamengku Buwono X Kembali Dilantik Jadi Gubernur DIY
-
Legislator PKS Minta Jokowi Tunda Mobil Listrik Jadi Kendaraan Pejabat: Kalau Maksa, Pakai Esemka Dong
-
Pertemuan Empat Mata Jokowi-Megawati Turut Bahas Pencapresan Anies Baswedan? Begini Kata Sekjen PDIP
-
Presiden Jokowi Lantik Hendrar Prihadi Jadi Kepala LKPP Yang Baru Hari Ini
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek