Suara.com - Sosok Tifauzia Tyassuma atau biasa dikenal publik sebagai dokter Tifa kerap menuai kontroversi. Pakar epidemologi tersebut kini menarik perhatian publik usai melakukan 'analisis anatomi' terhadap foto wisuda Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Beragam respons publik mencuat usai analisis yang dilakukan oleh dokter perempuan tersebut. Sebab, dokter Tifa nekat menyebut bahwa pada foto wisuda sang Presiden, orang yang ada di foto mengenakan toga bukanlah Jokowi.
Tak hanya soal analisis tersebut, dokter Tifa kerap mengundang polemik selama kehadirannya di media sosial.
Berikut deretan kontroversi dokter Tifa.
Sebut minyak goreng mahal adalah berkah
Dokter Tifa sempat mencuit komentarnya soal isu naiknya minyak goreng yang sempat melanda negeri pada awal tahun 2022.
Dokter perempuan tersebut punya pandangan berbeda soal krisis minyak goreng itu. Adapun ia menyebut bahwa isu mahalnya minyak goreng bukan sebuah permasalahan yang serius.
"Dear Rakyat Indonesia. Kalau kalian marah soal harga minyak goreng. Ingat, nenek moyang kita tidak pernah masak dengan cara menggoreng. Resep masakan Indonesia sangat kaya ragam dan rasa, tanpa ada proses menggoreng," tulisnya melalui akun Twitter @DokterTifa.
Tak tanggung-tanggung, dokter itu menilai naiknya harga minyak goreng merupakan berkah. Sebagai seorang dokter, ia melihat berkurangnya konsumsi minyak goreng di masyarakat justru berdampak positif bagi kesehatan.
Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wagub DIY Periode 2022-2027
"Bagi saya sebagai Dokter, ada berkah minyak goreng jadi mahal. Ibu-Ibu kembali masak dengan cara lebih sehat. Nanti lebih langsing dan cantik," ungkapnya.
Singgung soal putri Anies Baswedan yang tak berhijab
Tak hanya soal isu publik, dokter Tifa kerap melayangkan kritik terhadap para tokoh politik. Salah satu sosok yang pernah mendapatkan kritik dari dokter Tifa tak lain adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dokter Tifa menyoroti putri Anies Baswedan yang tak mengenakan hijab pada foto pernikahannya. Pernyataan dokter tersebut menjadi bulan-bulanan warganet lantaran dirinya mendesak sang putri eks Gubernur agar mengenakan hijab.
Bahkan, anjuran dokter Tifa juga dikaitkan dengan politik yakni Pilpres 2024 mendatang.
"Dear @aniesbaswedan untuk 2024, cuma kurang 1 langkahmu. Putrimu, Tia, pakaikanlah jilbab," cuit Tifa.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wagub DIY Periode 2022-2027
-
Jabatan Berakhir, Sultan Hamengku Buwono X Kembali Dilantik Jadi Gubernur DIY
-
Legislator PKS Minta Jokowi Tunda Mobil Listrik Jadi Kendaraan Pejabat: Kalau Maksa, Pakai Esemka Dong
-
Pertemuan Empat Mata Jokowi-Megawati Turut Bahas Pencapresan Anies Baswedan? Begini Kata Sekjen PDIP
-
Presiden Jokowi Lantik Hendrar Prihadi Jadi Kepala LKPP Yang Baru Hari Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut