Suara.com - Deklarasi Partai Nasional Demokrat atau NasDem yang mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024, mengundang atensi berbagai pihak.
Terlebih lagi deklarasi ini dimajukan dari rencana awalnya 10 November menjadi 1 Oktober 2022.
Pemajuan deklarasi ini yang kemudian membuat NasDem disebut-sebut mencuri start dari partai lain untuk mengusung Anies sebagai capres.
Hal ini juga dinyatakan oleh pegiat media sosial dan pengamat politik Jhon Sitorus.
"Mustinya tanggal 10 kemarin adalah jadwal deklarasi capres dari partai Nasdem, Demokrat, dan PKS," tulis Jhon Sitorus melalui akun Twitternya pada Selasa (11/10/2022).
"Tapi, Nasdem curi start duluan dengan mengumumkan Anies sebagai Capres tanggal 3. Tanggal 7, Anies malah ketemu Rizieq setelah pagi ketemu AHY," imbuhnya.
Atas kejadian tersebut, Jhon Sitorus menyebutkan bahwa langkah NasDem tampak mempermainankan Partai Demokrat.
"Demokrat dipermainkan oleh NasDem dan Anies."
Cuitan Jhon Sitorus sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Anies Baswedan Bantu Umat Hindu di Jakarta, Netizen: Niluh Djelantik Mana, Masih Bilang Intoleran?
"Kan belum ada cawapresnya, mungkin ya si AHY, nemuin si Rizieq mungkin minta dukungan, tau kan kalo si wan ayat mayat gak bisa lepas dari si Rizieq," komentar warganet.
"AHY dibikin binggun sama Paloh. Tapi PKS lebih hati-hati. Kalla aja pusing lihat peta politik saat ini. Ini kepiawaian Mega, Prabowo, Erlanga," imbuh warganet lain.
"Nasdem kemungkinan besar terlibat korupsi FE. Makanya melakukan manuver gak masuk akal yg sangat terburu-buru," tambah lainnya.
"Anirs cari pamswakarsa tapi yang dikawal belum jelas," tulis warganet di kolom komentar.
"10 november bang bukan 10 oktober," timpal lainnya.
Demokrat Soal Deklarasi NasDem
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Murka PDIP di Kasus Hogi Minaya Bikin Kapolres Sleman Minta Maaf Akui Salah Terapkan Pasal
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Usut Penghitungan Kerugian Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Gus Alex Lagi
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Hadiah Nikah Rp1,5 Juta Tak Perlu Lapor, Batas Kado Kantor Dihapus
-
Kepala BGN: Publik Berhak Awasi Menu MBG, Kritik Viral Justru Jadi Teguran
-
Viral Curhat Chiki Fawzi Gagal Jadi Petugas Haji, Kemenhaj Tegaskan Diklat PPIH Bukan Jaminan Lolos
-
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Madiun, Duit Puluhan Juta Rupiah Diamankan
-
Malam-Malam ke Jakarta, Mualem dan Emil Dardak Temui Seskab Teddy, Ada Apa?