Suara.com - Nasib tragis menimpa seorang warga di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi bernama Jamadi Tohir. Pria 40 tahun itu tewas dan jasadnya ditemukan terkubur dalam rawa.
Berdasarkan hasil penyelidikan Polres Merangin, Tohir adalah korban pembunuhan yang terjadi di Desa Durian Mukut, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.
Sementara pelakunya yang kekinian sudah dibekuk berinisial TS (57), warga Desa Pasar Masurai, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.
Menyitat laman Metrojambi.com (media partner Suara.com), Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Lumbrian mengatakan, kasus pembunuhan itu terjadi pada Selasa (18/10/2022) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Ia menjelaskan, sebelum pembunuhan terjadi, Tohir awalnya menuduh pelaku TS telah mengambil buah durian yang sedang ditunggunya.
"Lantaran pelaku tidak senang, akhirnya pelaku mengambil sebilah kayu bulat panjang dan menghantam kepala korban sebanyak empat kali hingga korban meninggal dunia," ungkap Lumbrian saat dikonfirmasi, Rabu (19/10/2022).
Kata dia, pembunuhan tersebut terjadi di kawasan perkebunan Desa Durian Mukut, Kecamatan Lembah Masurai.
Sementara itu, jenazah korban ditemukan warga terbungkus karung dan terkubur di dalam rawa.
Kemudian, beberapa jam kemudian, tepatnya pada siang hari sekira pukul 14.00 WIB, polisi berhasil menangkap pelaku saat berada di pondok miliknya.
Baca Juga: Jasad yang Ditemukan di Cianjur, Dibunuh Usai Sebar Video Seks Sesama Jenis
Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepotong kayu sepanjang satu meter, satu lembar karung dan sebilah parang.
"Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Merangin guna proses lebih lanjut," imbuh Lumbrian.
Berita Terkait
-
Tetap Keukeuh Soal Pelecehan Seksual Putri Candrawathi di Magelang, Pengacara Beberkan 4 Bukti
-
Pihak Kepolisian Dalami Peristiwa Pembunuhan Bocah di Kota Cimahi
-
Kunjungi Anak-Anak TK di Jambi, Iriana Jokowi Diperlihatkan Pengelolahan Sampah
-
Geng Ferdy Sambo Gemetar Lihat Brigadir J Masih Hidup di Menit 17:07 sampai 17:11 WIB, Adik Angkat Pangkat Jendral Turun Gunung
-
Penasaran, Buku Hitam Ferdy Sambo Siap Berikan Info Penting, Pengacara: Dirinya Bersedia Lakukan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT