Suara.com - Beberapa perangkat Android dan iPhone tidak bisa menggunakan Whatsapp mulai hari Senin (24/11/2022) kemarin. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui daftar HP Android dan iPhone yang tidak bisa pakai Whatsapp.
Whatsapp mengumumkan pembaruan aplikasi dan spesifikasi minimum Operation System (OS) perangkat yang dapat menggunakan aplikasi pengiriman pesan ini.
Untuk Android, Whatsapp minimal bisa berjalan pada sistem versi 4.1 atau Android Jelly Bean. Artinya, perangkat Android yang memiliki sistem dibawah versi Jelly Bean seperti 4.0.4 Ice Cream Sandwich tidak dapat menjalankannya.
Sedangkan, untuk sistem operasi iOS minimal pada versi iOs 11. Artinya, iOS di bawah 11 tidak dapat menjalankan aplikasi Whatsapp.
Untuk tetap bisa menjalankan aplikasi Whatsapp, Anda harus memperbarui sistem operasi pada ponsel Anda. Sayangnya, ada beberapa jenis ponsel yang tidak dapat memperbarui sistem terbaru.
Contohnya adalah series iPhone 6, iPhone 5, dan di bawahnya. Perangkat-perangkat tersebut tidak dapat memperbarui iOS 12 sehingga secara otomatis tidak dapat menjalankan fitur Whatsapp.
Sementara, contoh ponsel Android yang memiliki sistem di bawah versi 4.1 adalah Samsung Galaxy Nexus, Sony Ericsson Xperia Arc S, Lenovo A660, Samsung Galaxy Note generasi pertama, dan masih banyak lainnya.
Apabila perangkat ponsel Anda tidak mendukung spesifikasi operasi sistem minimum, Whatsapp akan memberikan notifikasi untuk memperbarui sistem operasi Anda.
Cara Install Whatsapp
Baca Juga: WhatsApp Down di India, Tak Hanya di Indonesia
1. Buka Google Play Store, lalu cari WhatsApp Messenger. Ketuk PASANG.
2. Buka WhatsApp lalu lanjutkan ke layar berikutnya dengan menyetujui Ketentuan Layanan kami.
3. Daftarkan nomor telepon Anda.
4. Jika cadangan riwayat chat ditemukan dan Anda ingin memulihkannya, pilih Pulihkan.
5. Masukkan nama Anda.
6. Nama nanti juga dapat diubah di WhatsApp dengan mengetuk Opsi lainnya > Setelan, lalu ketuk nama profil Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir