Suara.com - Sejumlah orang yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta Pusat melakukan deklarasi dukungan terharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Capres pada Pemilu 2024, Kamis (27/10/2022) kemarin. Namun, pengurus resmi membantah telah menyelenggarakan acara itu.
Ketua DPC PPP Jakarta Pusat, Abdullah Hai, mengatakan deklarasi tersebut dilakukan pada sekitar pukul 14.00 WIB. Padahal, saat itu kantor dikunci dan hanya ada satu orang petugas kebersihan.
"Gerombolan yang mendeklarasikan atas nama salah satu Capres, itu sungguh diluar nalar kita karena tidak ada tanda-tanda dan tidak ada pemberitahuan kepada pihak kami," ujar Abdullah di kantor DPC PPP Jakarta Pusat, Jumat (28/10/2022).
Gerombolan yang berjumlah sekitar 40 orang ini disebutnya meminta petugas kebersihan itu membuka kantor karena mengaku merupakan pengurus partai. Petugas itu awalnya tak mau membuka karena tak melihat ada sosok yang dikenalnya.
"Namun karena dia mungkin baru, karena dia takut (mereka) menjual merasa nama PPP, mereka buka lah karena ini untuk rapat, itu dia," jelasnya.
Deklarasi fiktif itu, kata Abdullah, berlangsung singkat hanya satu jam. Mereka langsung pergi meninggalkan kantor DPC PPP Jakarta Pusat tanpa merapikan barang-barang.
"Saya sampe sini jam 15.00 WIB lewat sudah nggak ada, ini keadaannya seperti ini, pintu sudah terbuka, berkas-berkas disini, ada banyak paku disini, sama spanduknya belum dicabut," pungkasnya.
Dukung Ganjar
Diberitakan sebelumnya, dukungan kepada Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) semakin menguat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di berbagai daerah. Kali ini, dukungan hadir dari DPC PPP Jakarta Pusat yang mendeklarasikan Ganjar sebagai capres.
Baca Juga: Bantah Deklarasi Ganjar Capres 2024, DPC PPP Jakpus: Ada Gerombolan Oknum Liar Ngaku Pengurus
Ketua Majelis Pertimbangan Cabang PPP Jakarta Pusat Mujahid Samal mengatakan, Ganjar didukung atas pertimbangan berbagai aspek. Salah satunya, karena Ganjar terbukti menjadi pemimpin yang membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyat.
“Selama menjadi anggota DPR RI dan Gubernur Jawa Tengah dua periode, Ganjar memiliki prestasi dan kualitas yang baik. Bahkan, beliau mampu melanjutkan pembangunan-pembangunan nasional,” kata Mujahid di Kantor DPC PPP Kemayoran, Jakarta Pusat.
Mujahid menyebut, selain memiliki kapasitas dan kemampuan dalam pemerintahan, Ganjar juga dinilai sebagai sosok religius. Bahkan, beberapa lembaga survei menyatakan Ganjar memiliki elektabilitas teratas sebagai capres.
“Elektabilitas Ganjar di beberapa lembaga survei tinggi. Kami yakin beliau mampu mendapatkan kesempatan untuk menang dan memimpin Indonesia lebih baik lagi,” ungkapnya.
Terakhir, Mujahid mengaku hasil deklarasi dan aspirasi dukungan arus bawah untuk Ganjar akan segera disampaikan ke DPP PPP. Ia pun berharap, DPP PPP bisa menampung aspirasi yang akan menjadi keputusan kelak.
“Akan kami sampaikan ke DPP PPP. Yaitu terkait deklarasi dukungan untuk Ganjar yang merupakan aspirasi dari kami DPC Jakarta Pusat,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Jawab Isu Liar soal Jatah Menteri, NasDem Tegaskan PKS dan Demokrat Masih Mesra Cari Pendamping Anies
-
PKS: Tidak Benar Anies Sudah Pilih Cawapres, Tim Kecil Masih Bahas Kriteria
-
Menangkan Survei Musra III Sebagai Capres, Sandiaga Uno Ucapkan Terima Kasih
-
Bantah Deklarasi Ganjar Capres 2024, DPC PPP Jakpus: Ada Gerombolan Oknum Liar Ngaku Pengurus
-
Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, Kader PDIP Solo Bentangkan Poster Ganjar Pranowo
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan
-
Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi
-
Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi
-
Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan
-
Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia
-
Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya