Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan membawa program penting pada Pemilu 2024 mendatang. Terdapat lima program yang berisikan soal kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
Ia menyebut lima program ini merupakan hasil pembahasan yang dilakukan para Kepala Daerah dan legislator dari PKB serta perwakilan tiap daerah. Cak Imin menyampaikan hal ini dalam acara Road to Election 2024 di Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (30/10/2022).
Acara ini juga dihadiri langsung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Pembahasan dilakukan selama dua hari dari 28-30 Oktober di Jakarta.
"Saya ingin menyampaikan hasil itu sebagai berikut, pertama keputusan rapat koordnasi dan konsultasi memutuskan perjuangan paling pendek untuk 2024," ujar Cak Imin.
Rekomendasi pertama adalah memberikan listrik gratis warga miskin. Ia menyebut dengan anggaran Rp 17,7 triliun per tahun bisa memberikan listrik 450 watt kepada 32 juta warga negara Indonesia.
"Yang kedua, untuk petani dengan kepemilikan lahan 0,5 hektare mendapatkan subsidi pupuk 100 persen dari negara," lanjutnya.
Ketiga, PKB disebutnya ingin menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan roda dua, khususnya ojek dan angkutan umum. Diperkirakan anggaran yang akan dipakai untuk kebijakan ini mencapai Rp 267 triliun untuk satu tahun.
Lalu keempat, ia meminta agar para pengusaha muda dipermudah dengan diberikan pinjaman modal tanpa bunga sebagai bentuk memanfaatkan keuntungan demografi yang dimiliki Indonesia.
"Kalau ditanya agunannya apa, jawabannya usia muda. Itulah agunan utk bangsa dan negara kita. Waktu tujuh tahun sangat penting utk kita buat semuanya," ucapnya.
Baca Juga: Prabowo: Pengumuman Koalisi Gerindra-PKB Getarkan Bangsa Indonesia
Terakhir, Cak Imin meminta agar tunjangan pensiun untuk para personil TNI dan Polri ditambah. Hal ini bertujuan untuk memberikan apresiasi pada para pejuang bangsa dan abdi negara.
"Itulah poin-poin yang ingin saya sampaikan. Dan itulah yang menjadi keputusan konsilidasi PKB beberapa hari ini. Dan alhamdulillah pak Prabowo menyaksikan," ucapnya.
"Ini sekaligus kita mau koalisi, ya ini juga harus diperjuangkan dalam kebersamaan koalisi yang akan datang," ujarnya memungkasi.
Berita Terkait
-
Prabowo: Pengumuman Koalisi Gerindra-PKB Getarkan Bangsa Indonesia
-
Lantang Ucapan Cak Imin Di Depan Kader PKB Sebut Prabowo Calon Presiden
-
Kader PKB Se-Indonesia Kumpul Di GBK: Seruan "Gus Muhaimin Idolaku, Prabowo Idamanku" Bergema
-
Kasus Kardus Durian Bakal Dibuka Lagi oleh KPK, Begini Kronologinya yang Seret Nama Cak Imin
-
Cak Imin Bakal Temui Prabowo Bahas Peta Politik
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz