Suara.com - Partai Demokrat menegaskan bahwa Anies Baswedan belum menentukan calon presiden pilihan. Penegasan itu menjawab rumor bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disebut menjadi cawapres untuk Anies.
Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyampaikan, pembahasan cawapres untuk Anies belum masuk tahap penentuan nama.
"Saat ini kami masih fokus membahas kriteria capres dan cawapres, serta cara menentukannya. Belum membahas nama secara resmi, meskipun sudah masuk beberapa aspirasi," kata Herzaky kepada wartawan, Senin (31/10/2022).
Ia berujar penentuan cawapres secara resmi nantinya ditetapkan melalui partai-partai di koalisi.
"Untuk penentuan, menunggu kesepakatan seluruh parpol calon mitra koalisi. Sebelumnya, ada mekanisme internal di tiap parpol yang harus dijalani dalam memutuskannya," ucap Herzaky.
Sebelumnya, Juru Bicara PKS Muhamad Kholid menegaskan bahwa Anies Baswedan belum menentukan siapa sosok untuk menjadi calon wakil presiden.
Hal itu ia tegaskan meluruskan informasi beredar yang menyebut Anies sudah mengantongi nama cawapres.
"Berita itu tidak benar bahwa Pak Anies sudah pilih cawapresnya," kata Kholid kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).
Kholid mengatakan bahwa tim kecil yang terdiri dari NasDem, Demokrat, dan PKS masih sebatas membahas kriteria cawapres, bukan menentukan.
Baca Juga: Denny Siregar Colek AHY Usai Anies Dikabarkan Temui Aher, 'Begitu Syulid, Padahal Agus Baik...'
"Terakhir di tim kecil, kita baru bahas kriteria cawapres dan mekanisme pemilihan cawapres. Dan setiap partai berhak usulkan nama-nama," kata Kholid.
AHY Belum Fix
PKS memastikan bahwa penjajakan koalisi dengan NasDem dan Demokrat belum menentukan calon wakil presiden.
Hal itu disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi pertanyaan tentang menguatnya nama Agus Harimurti Yudhoyono untuk menjadi pendamping Anies Baswedan. Terlebih usai Ketua Umum Demokrat itu bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh.
Mardani berujar semua hal terkait penentuan cawapres, masih tahap musyawarah dan belum ada keputusan, baik menetapkan AHY sebagai cawapres atau figur lainnya.
"Hingga saat ini semua komitmen musyawarah dengan pikiran terbuka dan strategi bersama," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).
Musyawarah itu terus dilakukan untuk mematangkan pertimbang-pertimbangan yang ada. Sejauh ini ada dua nama muncul yang diusulkan menjadi cawapres. Selain AHY, ada nama kader PKS, yakni Ahmad Heryawan.
"Terus dimatangkan. Tunggu tanggal mainnya," kata Mardani.
Berita Terkait
-
Lagi-lagi Sindir Partai Nasdem, Sekjen PDIP: Seharusnya Konsentrasi Bantu Jokowi-Ma'ruf!
-
Geger Jokowi Tampar Surya Paloh Depan Elite PDIP gegara Usung Anies, Benarkah?
-
Benarkah Anies Baswedan Berhasil Buktikan Ijazah Jokowi Palsu?
-
Politisi PAN Tiba-tiba 'Dorong' Ganjar-Ridwan Kamil Berpasangan Nyapres, Sebut Keduanya Layak
-
Chemistry Anies Baswedan dengan PKS Berlangsung Lama, Aher: 99 Persen Nyambung
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya