Suara.com - Sejumlah kasus pembunuhan di sepanjang 2002 berhasil mencuri perhatian masyarakat. Kasus pembunuhan sepanjang 2022 tersebut tak hanya terjadi di Indonesia, namun juga mancanegara.
Beberapa diantara kasus pembunuhan tersebut hingga kini masih menyimpan misteri yang butuh dipecahkan.
Apa saja pembunuhan yang mencuri perhatian publik sepanjang 2022? Berikut ulasannya.
Pembunuhan terhadap Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terjadi pada 8 Juli 2022. Hingga kini kasus tersebut belum juga menemui titik akhir dan masih bergulir di pengadilan.
Kasus tersebut menyeret nama Irjen Ferdy Sambo. Ketika peristiwa itu terjadi, ia menjabat sebagai Kadiv Propam Mabes Polri.
Pembunuhan tersebut terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo. Selain menjerat Ferdy Sambo, kasus ini menyeret sejumlah perwira polisi lainnya.
Kematian Brigadir J sempat ditutup-tutupi dengan merancang sebuah skenario. Namun skenario tersebut terbongkar.
Meski begitu, hingga kini belum diketahui motif sesungguhnya pembunuhan tersebut. Sejumlah spekulasi muncul mengenai motif, mulai dari asmara, kekerasan seksual hingga judi online.
Baca Juga: Puncak Drama Ferdy Sambo: Dulu Jebloskan Penjara Jessica Wongso, Kini Terancam Dihukum Mati
2. Pembunuhan Jersy Susanto
Pembunuhan terhadap Jersy Susanto terjadi pada kamis (13/10/2022). Ia dibunuh oleh kekasihnya sendiri yang bernama Hendrik.
Jersy dihabisi pada pukul 03.00 WIB di sebuah apartemen yang berlokasi di wilayah Pademangan, Jakarta Utara.
Setelah berhasil membunuh kekasihnya, Hendrik berencana membuang jasadnya dengan meminta bantuan sekuriti apartemen yang berinisial IK.
Akhirnya jasad Jersy dibuang ke sebuah selokan di Jalan Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat dengan terbungkus bed cover.
Hingga kini kepolisian belum berhasil mengungkap motif utama dari pembunuhan ini. Ada dugaan korban meninggal dunia karena mengalami keracunan. Namun anehnya pelaku tidak langsung membawanya ke rumah sakit.
Berita Terkait
-
Puncak Drama Ferdy Sambo: Dulu Jebloskan Penjara Jessica Wongso, Kini Terancam Dihukum Mati
-
Menyoal Permintaan Maaf Ferdy Sambo ke Orang Tua Brigadir J: Tetap Singgung Pelecehan, Demi Simpati?
-
Sosok Kodir, ART Ferdy Sambo yang Bertugas Bersihkan Darah Brigadir Yosua
-
Kesaksian Mengejutkan Ridwan Soplanit usai Tiba di TKP Duren Tiga: Mata Berkaca-kaca hingga Permintaan Aneh Sambo
-
Pengakuan Mengerikan PRT Sambo di Sidang, Kodir Buang Darah Yosua ke WC Pakai Serokan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda