3. Jenazah dalam troli
Kasus pembunuhan ini sempat membuat geger masyarakat, karena video ketika pelaku membawa jenazah korbannya menggunakan troli tersebar di media sosial.
Pelaku diketahui bernama Christian Rudolf Tobing, sementara korbannya bernama Ade Yunia Rizabani atau Icha.
Dalam video yang tersebar itu, terlihat Rudolf tengah membawa jasad Icha yang dibungkus menggunakan troli di apartemen Green Pramuka, Jakarta Timur.
Yang membuat geger, dalam video tersebut pelaku terlihat santai dan penuh senyum, laksana orang yang tidak bersalah.
Tak lama, pelaku ditangkap kepolisian dan motif pembunuhan tersebut terungkap, yakni karena korban memiliki hubungan baik dengan musuh pelaku, sehingga membuat pelaku tidak suka.
Pelaku lalu membuang jasad korban di kolong tol Becakayu, Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat.
4. Pembunuhan bocah 12 tahun di Cimahi
Pada Rabu (19/10/2022) anak perempuan berusia 12 tahun berinisial PS ditusukoleh orang tak dikenal di kawasan Cimahi, Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Puncak Drama Ferdy Sambo: Dulu Jebloskan Penjara Jessica Wongso, Kini Terancam Dihukum Mati
Peristiwa itu terekam kamera pengawas yang ada di lokasi.Dalam video itu terlihat PS pulang mengaji bersama sejumlah temannya.
Ia lalu berpisah dengan teman-temannya di sebuah persimpangan. Ketika itulah PS diikuti oleh seorang lelaki dan langsug menikamnya dari arah belakang.
Korban sempat lari ke arah rumahnya, namun akhirnya ia meninggal dunia karena banyak kehilangan darah.
Empathari setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku. Berdasarkan keterangan, alasan pelaku membunuh PS adalah ingin mengambil telepon selular milik bocah tersebut.
5. Ayah bunuh anak kandung di Depok
Peristiwa memilukan terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, pada Selasa (1/11/2022). Seorang anak kelas 6 sekolah dasar tewas dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri. Korban diketahui berinisial KPC berusia 13 tahun.
Berita Terkait
-
Puncak Drama Ferdy Sambo: Dulu Jebloskan Penjara Jessica Wongso, Kini Terancam Dihukum Mati
-
Menyoal Permintaan Maaf Ferdy Sambo ke Orang Tua Brigadir J: Tetap Singgung Pelecehan, Demi Simpati?
-
Sosok Kodir, ART Ferdy Sambo yang Bertugas Bersihkan Darah Brigadir Yosua
-
Kesaksian Mengejutkan Ridwan Soplanit usai Tiba di TKP Duren Tiga: Mata Berkaca-kaca hingga Permintaan Aneh Sambo
-
Pengakuan Mengerikan PRT Sambo di Sidang, Kodir Buang Darah Yosua ke WC Pakai Serokan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda