Suara.com - Komisi VI DPR RI mendesak Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) untuk membuka posko pengaduan. Posko itu terkait dengan obat sirup yang diduga menjadi sebab gagal ginjal akut pada anak.
Adapun desakan itu menjadi kesimpulan dalam rapat antara Komisi VI dengan BPKN.
"Komisi VI DPR RI mendesak BPKN RI agar membuka posko pengaduan baik secara online maupun offline dalam jangka waktu 1x24 jam dalam rangka mengadvokasi hak-hak konsumen terkait kasus susu formula dan obat sirop yang bermasalah untuk anak," kata Wakil Ketua Komisi VI Martin Manurung membacakan kesimpulan, Kamis (3/11/2022).
Terpisah setelah rapat, Kepala BPKN Rizal E. Halim menanggapi desakan yang menjadi kesimpulan rapat. Ia segera menindaklanjuti desakan tersebut dengan membuka posko pada Jumat (4/11).
"Ya besok kita akan buka, tadinya harus pagi ini tapi kita reschedule besok ya karena tadi ada rapat di sini," kata Rizal di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Rizal berujar BPKN juga akan turun ke lapangan, ke titik kejadian terjadi. Di mana ada 7 provinsi dengan 178 korban jiwa.
"Itu yang pertama. Yang kedua, kita akan perluas diseminasi informasi. BPKN akan termasuk pembukaan posko pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan posko aduan, dan juga penjelasan mengenai hak-hak apa saja yang dilindungi undang-undang, yang diberikan undang-undang bagi warga negara kita, yang dalam hal ini korban ya," kata Rizal.
Berita Terkait
-
Sebelumnya Baik-Baik Saja, Kenapa Kasus Obat Sirup Baru Bermasalah Sekarang?
-
BPOM Lakukan Patroli Siber, Terdapat 6.001 Tautan Penjualan Obat yang Berisiko Merusak Ginjal
-
Terpopuler Kesehatan: Bolehkah Bayi Minum Air Es Hingga Daftar Obat Sirup Mengandung Etilen Glikol
-
Masih Ada Ibu yang Beri Obat Sirup Padahal Dilarang BPOM, Ini Tips dari Ketua IDAI
-
BPOM Temukan 6.001 Tautan Obat Sirup yang Terkontaminasi EG dan DEG, Produk Dijual Online
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia