Suara.com - Frasa 'Kebaya Merah' kini menjadi trending topic di Twitter dan telah dicuit oleh belasan ribu warganet hingga hari ini, Jumat (4/11/2022).
Usut punya usut, frasa tersebut merujuk kepada sebuah video porno viral yang mempertontonkan seorang perempuan berkebaya merah berhubungan seks dengan seorang pria pengunjung sebuah hotel.
Usai jadi tren, warganet berbondong-bondong mencari tautan untuk menonton video tersebut berdurasi lengkap. Tak hanya warganet, polisi kini tengah mencari kedua sosok pasangan di video itu.
Berikut fakta video 'Kebaya Merah' selengkapnya beserta perkembangan penyelidikan pemeran video oleh kepolisian.
Diduga buatan konten kreator: Mengusung skenario bak film dewasa
Video 'Kebaya Merah' diduga dibuat oleh seorang konten kreator video dewasa amatir. Pasalnya, video tersebut mengusung skenario cerita bak sebuah film dewasa yang digarap oleh para sineas porno.
Video tersebut mengusung skenario seorang perempuan berkebaya merah yang bekerja sebagai seorang pelayan hotel. Ia mengantarkan asbak kepada seorang tamu pria hotel tersebut.
Perempuan tersebut terkejut lantaran pria itu hanya berbalut handuk putih dan bertelanjang dada. Sontak sang pria juga meminta pelayan tersebut untuk membersihkan air tumpah di lantainya.
Sang pria itu langsung melancarkan niat nakalnya menggoda si perempuan dengan merayu dan menggerayangi tubuhnya. Keduanya lalu berhubungan badan dan direkam oleh kamera tanpa sensor.
Viral di Twitter, warganet rebutan cari link
Keberadaan video tersebut sontak dibuat viral usai beredar kabar bahwa polisi akan menelusuri sosok pemeran dan orang yang terlibat didalamnya.
Warganet lalu berbondong-bondong berebut untuk mencari link video 'Kebaya Merah' berdurasi penuh yakni 16 menit.
Berkat tingginya permintaan warganet untuk link video tersebut, kata kunci 'Kebaya Merah' kini dicuit sebanyak 14,2 ribu kali oleh para pengguna Twitter.
Tuai atensi polisi
Polisi kekinian tengah menelusuri sosok yang terlibat dalam pembuatan video tersebut. Adapun video tersebut diduga dibuat di Bali lantaran kebaya yang digunakan oleh pemeran perempuan memiliki desain seperti kebaya Bali.
Berkat dugaan tersebut, kasus video itu sedang ditangani oleh Polda Bali.
Kasubdit V siber Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan, pihaknya saat ini akan menyelidiki terkait video mesum tersebut.
“Kami masih lidik, belum tahu detailnya,” papar AKBP Nanang Prihasmoko kepada wartawan pada Selasa, (1/11/2022).
Nanang kini menentukan kedua lokasi pembuatan video berkaca dari kebaya sang perempuan, yakni di Bali dan di daerah Jawa.
"Kita nyari lokasinya itu di mana, apakah itu di Jawa atau di Bali. Karena baju itu identik di Jawa juga seperti itu. Nggak harus di Bali," lanjut Nanang.
Dibagikan sebanyak 400 kali
Nanang menduga bahwa keberadaan video tersebut bermula dari WhatsApp. Sebab, video tersebut telah berpindah tangan ke berbagai akun WhatsApp sebanyak 400 kali.
"Sudah agak susah itu untuk mencari penyebar pertama karena sudah banyak diteruskan. Sudah tangan ke 300 atau 400 orang. Itu yang agak susah," pungkas Nanang.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Geger, Video Mesum Wanita Kebaya Merah dan Pria Berhanduk Putih Durasi 16 Menit Viral dan Hebohkan Jagat Maya
-
6 Fakta Menarik Video Syur Kebaya Merah yang Trending di Twitter, Dibuat Seolah Ada Skenario
-
Polisi Hanya Tilang 2 Juta Pelanggar Pakai Manual, Ada Tilang Elektronik Melonjak Jadi 22 Juta per Tahun
-
Insiden Peluru Polisi Nyasar di Pontianak Bukan Pertama Kali, Ini Data Kasus Pelanggaran Senpi Lainnya dari Kompolnas
-
Link Video Syur Wanita Kebaya Merah dengan Pria Berhanduk Diburu Netizen, Adegannya Mengejutkan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret