Suara.com - Pernyataan pegiat media sosial sekaligus akademisi Ade Armando belakangan bikin heboh piblik.
Pasalnya Ade menyebutkan bahwa Anies Baswedan bakal menang kalau suara umat Kristen terpecah belah. Ungkapan itu mengundang berbagai respons dan kritik bahkan dari orang yang biasanya satu pemikiran dengannya, yakni Permadi Arya atau Abu Janda.
Soal pernyataan Ade Armando, Abu Janda menyebut bahwa dosen Universitas Indonesia itu sama saja melakukan politik identitas.
"Maaf, sejak digebukin kayaknya ada yang geser dikit di kepala bang Ade Armando, agak-agak eror dia," ujar Abu Janda melalui video yang diunggah di aku Instagramnya @permadiaryaaktivis2.
"Nyarain umat Kristen suapa tidak pilih Anies, lalu apa bedanya sama nyaranin umat Islam supaya tidak pilih Ahok? Ya itu sama saja politik identitas," imbuhnya.
Abu Janda menyebutkan bahwa tak perlu takut Anis Baswedan akan memang nyapres 2024 mendatang.
"Lagian ketakutan banget sih Anies bakal menang? umat Kristen cerdas-cerdas, mereka pasti tahu yang harus mereka pilih, enggak usah ketakutan gitu, Ganjar enggak bakal kalah lah," tambahnya lagi.
Daripada membahas soal Anies, Abu Janda menyebutkan lebih baik Ade Armando fokus dengan prestasi Ganjar dan tak perlu membawa-bawa politik identitas.
Pernyataan Ade Armando Bisa Bahayakan Ganjar
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Meningkat Usai Kunjungan ke Medan? Ini Kata Pengamat Politik
Pernyataan Ade Armando soal suara Anies bukannya menurunkan elektabilitas Anies, namun bisa berbelok ke Ganjar Pranowo. Hal ini dinyakan oleh pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung.
"Itu sebetulnya buruk buat Ganjar, dia [Ade Armando] secara enggak sengaja, menurukan elektabilitas Ganjar," ungkap Rocky Gerung dalam pernyataanya di kanal YouTube Rocky Gerung Official.
"Itu nanti dianggap Ganjar tak memerlukan muslim politik karena Ganjar akan mendapat ceruk non musmim kan konyolnya di situ," imbuh Rocky.
Menurut Rocky Gerung, jika di balik logikanya maka pemili akan berpikir bahwa Ganjar tak membutuhkan pemilih muslim dan hanya butuh pemilih kristen.
"Orang kalau kemampuan berpikirnya tidak lengkap yang dia omongin jadi berbalik pada dia sendiri," kata Rocky Gerung.
"Itu [Ade Armando] sama aja bilang Ganjar memusuhi pemilih Islam, dia bikin jebakan sendiri terus bikin lubang kecil soal prestasi, dia gali lubang malah terjebak," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pilpres 2024, Prabowo Nyatakan Mundur dan Dukung Anies Baswedan?
-
'Insya Allah Dibuka Pintu Keberhasilan' Anies Tak Lagi Malu-Malu Disebut Presiden di Medan
-
Elektabilitas Anies Baswedan Meningkat Usai Kunjungan ke Medan? Ini Kata Pengamat Politik
-
Round Up: Ribuan Warga Sambut Anies Baswedan di Istana Maimun, Beri Pesan Perubahan
-
'Paket Lengkap Kalau Gandeng Luhut' Pengamat Sebut Aher atau AHY Tak Cukup Buat Dampingi Anies Baswedan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan