Suara.com - Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada Selasa (1/11/2022) kemarin.
Sejumlah kisah terungkap pasca persidangan tersebut, termasuk dugaan adanya perbedaan perlakuan pengadilan di persidangan tersebut. Hal ini seperti disampaikan bibi Brigadir J, Roslin Simanjuntak, ketika hadir di program ROSI.
Awalnya Roslin mengaku pihak keluarga merasa cukup puas berkesempatan melihat Sambo dan Putri secara langsung. Bahkan saat itu ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, juga meminta kedua terdakwa untuk melepas masker mereka selama jalannya persidangan.
"(Tapi) rasa waswas itu ada ya, bagaimana mereka masih mempunyai relasi kekuasaan kami lihat," tutur Roslin, seperti dikutip Suara.com dari YouTube KOMPASTV, Sabtu (5/11/2022).
"Sedangkan kita masuk ke persidangan saja, ada perbedaan, antara kita (beri) kesaksian dengan Richard, (beri) kesaksian dengan PC dan Sambo, ada perbedaan waktu kita masuk ke ruang persidangan," sambungnya.
Roslin kemudian menceritakan perbedaan perlakuan yang diterima ketika mereka menjadi saksi untuk Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu pada pekan lalu, serta ketika di persidangan Sambo dan Putri hari Selasa kemarin.
"Waktu kita masuk di kesaksian Eliezer, tas kita nggak diperiksa. Apa yang kita bawa nggak kita bawa ke pendeteksi (metal detector)," terang Roslin.
"Tapi waktu masuk ke persidangan PC dan Sambo, diperiksa semua, dan HP-HP kita tidak boleh kita bawa ke ruang persidangan, (padahal) sebelumnya boleh kita bawa," imbuhnya.
Roslin menambahkan, perlakuan berbeda kembali diterima keluarga ketika memberikan kesaksian di persidangan Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal Wibowo pada Rabu (2/11/2022) alias tepat keesokan harinya.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bilang Permintaan Maaf Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hanya Skenario
"Setelah si Kuat Ma'ruf dan RR, kita bisa bawa tas ke ruang persidangan. Di situ kan masih nampak relasi kekuasaan itu," tegas Roslin.
"Sebentar. Jadi waktu terdakwanya Ferdy Sambo dan Putri, Anda keluarga nggak boleh bawa tas?" tanya Rosianna Silalahi memastikan cerita dari Roslin tersebut.
"Nggak boleh bawa tas, nggak boleh bawa HP."
"Tapi ketika terdakwanya Eliezer dan Kuat, boleh?"
"Bisa. Boleh," pungkas Roslin.
Tag
Berita Terkait
-
Perlahan Terungkap! Deretan Alibi Ferdy Sambo Ini Sempat Jadi Bumbu Cerita Pembunuhan Brigadir J
-
Viral Kabar Ayah Biologis Anak Putri Candrawathi Terungkap, Ini Faktanya
-
Dulu Dibela, Kak Seto Terkejut dengan Status Anak Bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
-
Heboh, Video Putri Candrawathi Disebut Sudah Tua: Calon Istrinya Joshua Ini Cantiknya Bukan Main
-
Tante Brigadir J Mengaku Tidak Takut dengan Ferdy Sambo, Roslin: Jangan Takut, Tantang Dia!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!