Suara.com - Kontestasi politik jelang Pemilu 2024 makin menghangat, sejumlah tokoh maupun pendukung yang digadang-gadang bakal maju kerap turun ke masyarakat. Khusus pendukung atau relawan sering menggelar kegiatan untuk mempromosikan jagoannya.
Berbagai cerita pun mengiringi langkah para relawan di tengah masyarakat. Sebagaimana disitat dari laman Wartaekonomi.co.id (media partner Suara.com), ada satu yang menarik saat momen promosi capres.
Dikabarkan bahwa tukang becak yang menghadiri acara Relawan Ganjar Pranowo mengambil jatah kehadirannya berupa sembako hingga kaos. Namun saat ditanya siapa yang akan dipilih, mereka menjawab mendukung Anies Baswedan.
Cerita ini memantik Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun untuk berkomentar. Kata dia, itu adalah hal yang menarik sekaligus pelajaran berharga bagi pada calon pemimpin mengenai politik uang.
“Ini lucu, kok bisa? Tapi menarik sekaligus memberikan pembelajaran pada elite apapun jangan mengandalkan pitih (uang) untuk mengumpulkan massa," ujar Refly yang juga sempat tertawa saat membahas hal ini melalui kanal Youtube-nya sebagaimana dikutip, Senin (7/11/22).
Menurut Refly, perlu dibiasakannya sikap anti berpolitik uang dengan pengerahan massa. Penyampaian visi-misi dari seorang capres menurut Refly tak perlu direkayasa dengan mobilisasi massa.
Dengan adanya cerita itu, menjadi suatu pelajaran, bahwa dalam persaingan politik, para tokoh diharapkan bersaing secara genuine.
“Jadi ya beul-betul genuine sebagai orang yang ingin menyerap aspirasi, mengharagai masyarakat, datang ke masyarakat lalu menyampaikan visi misi program, bagaimana tentang Indonesia kedepan, dsb,” jelas Refly.
“Jadi belajar dan mengajar, belajar bersama di tengah rakyat dan mengajar bersama di tengah rakyat biar rakyat dan kita semua makin cerdas tidak makin tolol,” sambung dia.
Baca Juga: Setelah Medan, NasDem Segera Lanjutkan Safari Politik Anies ke Daerah Lain
Ambil Sembako Relawan Ganjar Tapi Dukung Anies
Cerita tukang becak itu sebelumnya diwartakan sejumlah media. Disebutkan bahwa sejumlah tukang becak yang mengenakan kaos Ganjar Pranowo di Medan terpantau menghampiri kedatangan Anies Baswedan di Istana Maimun.
Mereka mengaku sebelumnya menghadiri acara relawan Ganjar Pranowo dan diberikan sembako sekaligus kaos. Mereka juga mengaku hal tersebut merupakan rezeki, soal pilihan mereka mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden.
“Kita nggak boleh menolak rezeki, bang. Tadi disuruh kumpul mau dikasih sembako, ya kita hadiri. Selepas itu kita ke Istana Maimun mau lihat Pak Anies," kata Ucok (52), penarik Betor asal Jalan Karya Medan, Senin (7/11/22).
"Eh, ternyata kawan-kawan juga punya niat yang sama. Jadilah kami ramai-ramai ke mari," lanjut Ucok.
"Pak Anies itu betul-betul bisa membereskan permasalahan di Jakarta. Kita kasih kesempatan untuk menangani NKRI ini, bang. Insyaallah Anies Presiden 2024," ujar Ucok.
Berita Terkait
-
Santai Disebut Beri Sinyal Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Jokowi: Nggak Apa-apa!
-
Setelah Medan, NasDem Segera Lanjutkan Safari Politik Anies ke Daerah Lain
-
NasDem Ditinggal Kader Pasca Deklarasi Anies Capres, Pengamat: Itu Hanya Badai Dalam Secangkir Kopi
-
Jagokan Anies di Pilpres 2024, NasDem Berpotensi Raup Suara Konstituen Partai Islam
-
Prabowo Subianto Langsung Berdiri dan Memberi Hormat saat Presiden Jokowi Sebut Namanya di HUT Partai Perindo
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian
-
Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara