Suara.com - Kabareskim Polri Komjen Agus Andrianto dilaporkan ke Propam Mabes Polri oleh Jaringan Aktivis Pro Demokrasi pada Senin (7/11/2022). Ini merupakan buntut video pernyataan Ismail Bolong terkait dirinya yang kerap menyetor hasil tambang ilegal ke salah satu petinggi Polri.
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi, Iwan Samule mengatakan bahwa Kabareskrim Agus diduga menjadi petinggi polri yang dimaksud. Kepada Kadiv Propam, ia meminta agar Agus segera diperiksa.
"Kami memohon kepada Kadiv Propam Mabes Polri agar memanggil dan memeriksa Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto sehubungan dengan adanya Video pengakuan dari pelaku aktivitas penambangan batu bara ilegal yang bernama Ismail Bolong," kata Iwan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Atas dasar dugaan tersebut, harta kekayaan Kabareskrim Agus kerap memicu rasa penasaran. Kira-kira berapa totalnya? Di bawah ini adalah informasi yang berhasil Suara.com temukan dan rangkum.
Harta Kekayaan Kabareskrim Agus
Berikut merupakan laporan harta kekayaan Agus sebelum dipilih menjadi Kabareskrim. Pasalnya, ia terakhir melaporkannya pada November 2016.
Di mana saat itu dirinya masih menjabat sebagai Kepala Bagian Pengendalian Operasi Kepolisian Dearah Sumatera Selatan.
Adapun penunjukkan Agus Andrianto sebagai Kepala Bareskrim Polri diresmikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Momen itu ditetapkan dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/318/II/KEP/2021 tertanggal 18 Februari 2021.
Melansir laman LHKPN, Agus Andrianto tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 1,73 miliar. Ini terbagi atas aset tanah dan bangunan senilai Rp 864,4 juta yang tersebar di Jakarta Timur (warisan dan hibah) serta Musi Banyuasin (hasil sendiri).
Agus juga melaporkan harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp 470 juta. Ini terdiri dari mobil Toyota Vios tahun 2003, mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun 2011, dan mobil Nissan Grand Livina tahun 2012.
Selain itu, ia memiliki logam mulia senilai Rp 38 juta serta giro dan setara kas sebesar Rp 361 juta. Kemudian, Agus juga diketahui tidak memiliki catatan piutang sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp1.733.400.000.
Sebelumnya, pada 20 Desember 2011, Komjen Agus juga sempat melaporkan harta kekayaannya. Namun, angkanya jauh lebih kecil dari harta di tahun 2016, yakni mencapai Rp1.203.400.000.
Terkait laporan, Iwan lebih lanjut menyampaikan agar Kadiv Propam bisa mengusut masalah tersebut secara transparan. Gunanya agar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat meningkat.
"Kami memohon kepada Kadiv Propam Mabes Polri agar membuka seterang-terangnya pengusutan permasalahan ini agar tercipta transparansi penanganan perkara demi menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," kata Iwan menegaskan.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Pengakuan Ismail Bolong Bikin Publik Makin Tak Percaya, Kapolri Diminta Copot Kabareskrim Dan Periksa Ferdy Sambo
-
Amankan Satu Orang Pasca Kebakaran Balai Kota Bandung, Jokowi: Setelah Ini Jatahnya Pak Prabowo
-
Bupati Pemalang Non-aktif Terima 'Uang Syukuran' Suap Jabatan Senilai Ratusan Juta Rupiah
-
Kasus Suap Bupati Non-aktif Pemalang Mukti Agung Wibowo, Kepala Sekolah Setor 'Uang Syukuran' Rp 340 Juta!
-
Dirut PT JOP Penyuap Eks Wali Kota Haryadi Suyuti Divonis 2,5 Tahun Penjara, Ini Dua Hal yang Memberatkan Hukumannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?