Suara.com - Pekerja harian lepas (PHL) Ferdy Sambo, Ariyanto, memberikan sejumlah kesaksian mencengangkan di persidangan obstruction of justice pembunuhan berencana Brigadir J pekan ini.
Ariyanto yang sudah bekerja selama 5 tahun mengakui Sambo sebagai sosok yang temperamental.
"Kalau masalah pekerjaan yang tidak sesuai pasti dimarahi. Iya (Ferdy Sambo temperamental)," tutur Ariyanto kepada penasihat hukum terdakwa Irfan Widyanto.
Bukan hanya itu, Ariyanto juga mengungkap seberapa otoriternya Sambo. Pasalnya tidak pernah ada anak buahnya yang menolak perintah Sambo selaku atasan mereka.
Hal ini disampaikan Ariyanto saat dicecar oleh penasihat hukum terdakwa Agus Nurpatria, "Sehari-hari Pak FS ini dalam bertugas, kalau dia memerintahkan itu harus segera dilaksanakan atau bagaimana?"
"Namanya perintah pimpinan pasti dilaksanakan," jawab Ariyanto.
"Pernah nggak Saksi mengetahui ada perintah Pak FS ke anak buahnya tidak dilaksanakan?"
"Belum pernah tahu."
"Jadi belum pernah terjadi anak buah melawan atau tidak melaksanakan perintah Pak FS ya?"
Baca Juga: Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always
"Setahu saya belum ada."
Tentu pengakuan Ariyanto ini menjadi sorotan karena kini para terdakwa berbondong-bondong menyalahkan Sambo. Mereka mengaku cuma mengikuti perintah dari mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Selain itu, pengakuan Ariyanto juga membuat publik seketika mengaitkannya dengan sosok Bripka Ricky Rizal Wibowo. Bripka RR diketahui bisa menolak ketika Sambo memintanya untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Hal ini pula yang ditekankan oleh kuasa hukum Bripka RR, Yudha Ramon, di program Sapa Indonesia Pagi di kanal YouTube KOMPASTV.
"Tidak benar kalau tidak ada yang berani menolak perintah Sambo. Ricky Rizal pada hari itu menolak perintah Sambo karena menurut dia itu melanggar hukum," tegas Yudha, dikutip pada Jumat (11/11/2022).
Yudha kemudian menerangkan lagi situasi genting yang dialami kliennya. Pasalnya ia dipanggil di lantai 3 rumah Saguling oleh Sambo yang saat itu sudah dalam keadaan menangis sekaligus marah dan membuka cerita dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi di Magelang.
Berita Terkait
-
PHL Propam Ariyanto Bongkar Sifat Ferdy Sambo: Saya Kenal Sejak Masih Pangkat Kombes, Dia Temperamen
-
Berlatar TPA Bantargebang, Komika Egi Haw Bacakan Puisi Berjudul Kebaya Merah, Isinya Ngeri-ngeri Sedap
-
Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always
-
Fakta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah: Ajudan Urusi Pakaian, ART Tak Bisa Beri Alasan
-
'Bisik-bisik' Orang Ketiga ke Kamaruddin: Ferdy Sambo Pisah Rumah dengan Putri hingga Sempat Bertengkar Sebelum Brigadir J Tewas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat