"'Saya akan klarifikasi dia. Kalau dia melawan, kamu back up saya. Kamu berani nggak nembak dia?' Seperti itu alur ceritanya, (dijawab) sama dia, 'Siap! Tidak berani'," ujar Yudha menambahkan.
Karena itulah pihak penasihat hukum Bripka RR menyayangkan kliennya yang dijerat dengan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana padahal sudah menolak ketika Sambo memeirntahkannya untuk menembak Brigadir J.
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Nilai Bripka RR Punya Privilege
Dari semua terdakwa yang terlibat di kasus Brigadir J, Bripka RR tampaknya menjadi satu-satunya pihak yang terang-benderang mengaku pernah menolak perintah Sambo.
Bahkan Hendra Kurniawan yang saat itu berpangkat jenderal bintang satu pun mengaku hanya mengikuti perintah Sambo hingga terseret kasus obstruction of justice.
Hal ini turut disorot oleh pengacara keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak. "Ricky ini punya privilege (kedekatan dengan Ferdy Sambo). Ricky ini adalah seorang polisi yang sudah lama mengenal Ferdy Sambo," tutur Martin di program Breaking News KOMPAS TV.
"Ketika Ferdy Sambo dinas di Brebes, ajudan pertama Ferdy Sambo itu ya Ricky Rizal. Kedekatan ini yang digunakan Ricky Rizal, sehingga ia berani untuk menolak perintah Ferdy Sambo," ucapnya menambahkan.
Namun Martin menyayangkan Bripka RR yang tidak memberitahu ajudan lain terkait permintaan menembak dari Sambo. Apalagi karena setelahnya Bripka RR memiliki banyak kesempatan bertemu dengan Brigadir J maupun Bharada E yang akhirnya diminta menembak.
Baca Juga: Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always
Berita Terkait
-
PHL Propam Ariyanto Bongkar Sifat Ferdy Sambo: Saya Kenal Sejak Masih Pangkat Kombes, Dia Temperamen
-
Berlatar TPA Bantargebang, Komika Egi Haw Bacakan Puisi Berjudul Kebaya Merah, Isinya Ngeri-ngeri Sedap
-
Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always
-
Fakta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah: Ajudan Urusi Pakaian, ART Tak Bisa Beri Alasan
-
'Bisik-bisik' Orang Ketiga ke Kamaruddin: Ferdy Sambo Pisah Rumah dengan Putri hingga Sempat Bertengkar Sebelum Brigadir J Tewas
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z
-
Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang
-
Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini
-
Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat