Suara.com - Lama tak muncul, Rara Istiati Wulandari si pawang hujan kembali menunjukkan batang hidungnya. Perempuan yang akrab disapa mbak Rara ini muncul di acara World Superbike di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (13/11/2022).
Diketahui, sosok Rara memang begitu populer karena aksinya menjadi pawang hujan di gelaran MotoGP Mandalika 2022. Sontak kedatangannya kembali ke Mandalika langsung membuat geger penonton yang hadir.
"Mbak Rara gimana cuaca hari ini," tanya beberapa penonton yang turun melakukan pit walk jelang digelarnya Race 2 Motul WSBK Mandalika 2022.
Mbak Rara pun mengatakan bahwa cuaca memang aman terkendali dan tampak cerah. Tentu panasnya cuaca Mandalika membuat kinerja Rara sebagai pawang hujan tidak diperlukan.
"Panas memang, tapi cuacanya bagus," kata Rara si pawang ujan menjawab dengan singkat.
Walau begitu, Rara sendiri mengaku datang ke Mandalika atas karena mendapatkan undangan. Hanya saja undangannya tidak untuk menjadi pawang hujan seperti saat MotoGP, namun sebagai penonton saja.
"Saya dapat rezeki dari tempat lain, tapi untuk kesini saya dapat undangan. Ini id card saya pake 'Guest'," cerita Rara sambil menunjukkan Id card-nya.
Saat memasuki pit walk Rara masih terhindar dari penonton yang selama ini mengenalnya. Bahkan Rara juga sempat meminta foto bersama petugas yang menggunakan baju daerah yang ada di depan pit tim yang berlaga.
"Boleh fotokan," kata Rara yang langsung disambut oleh sepasang petugas yang menggunakan pakaian adat setempat.
Nah, setelah beberapa saat Rara langsung diserbu oleh penonton untuk minta foto dan banyak pula yang mengabadikan dengan video. Meski cuaca terik, Rara tetap melayani permintaan penonton yang mendapatkan kesempatan pit walk.
Setelah 30 menit menjalani pit walk, semua penonton yang mendapatkan kesempatan melintasi jalan depan pit masing-masing peserta balapan dimina untuk keluar karena balapan Race 2 Motul WSBK Mandalika digelar. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Cuaca Cerah Sepanjang World Superbike di Sirkuit Mandalika, Ini Alasan Rara Pawang Hujan Tetap Datang
-
Kemunculan Rara si Pawang Hujan di World Superbike Curi Perhatian Penonton di Mandalika
-
Rara Si Pawang Hujan Tetap Jadi Primadona Walau Mandalika Tidak Hujan
-
Hasil Race 2 WSBK Mandalika 2022: Pembalap Spanyol Alvaro Bautista Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Juara Race 2 WSBK Mandalika 2022, Alvaro Bautista Juara Dunia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak