Suara.com - Seorang warga Bogor tengah menjadi sorotan lantaran dikabarkan hidup kembali seusai dinyatakan meninggal dunia. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini kronologi warga bogor hidup kembali dalam peti usai dinyatakan meninggal dunia.
Pasien merupakan warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor yang berinisial US (40). Pasien datang ke rumah keluarga dalam keadaan telah berada dalam peti mati.
US dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jakarta. Keluarga mengaku diberitahu bahwa pasien sakit saat mengikuti kegiatan di Semarang kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Jakarta.
Rumah sakit tersebut menyatakan US meninggal dunia dan jenazah pun dimasukkan ke peti dan dibawa ke Kabupaten Bogor. Keluarga yang penasaran dengan kondisi pasien pun membuka peti tersebut. Pihaknya mengaku terkejut karena melihat US masih bernafas dan bergerak.
“Pas kita buka, masih ada tanda-tanda kehidupan,” jelas keluarga melansir dari akun Twitter @txtdaribogor.
Akhirnya, pada pukul 00.30 WIB hari Jumat (11/11/2022), korban dilarikan ke klinik 24 jam kemudian RSUD Kota Bogor dengan ambulans. Pasien sempat dibawa ke klinik 24 jam dan karena tidak bisa ditangani di klinik, jadi harus dibawa ke rumah sakit.
Pasien pun datang menggunakan ambulans. Diagnosis meninggal dari rumah sakit sebelumnya pun tidak terbukti. Pihak rumah sakit telah meminta surat keterangan meninggal dunia dari rumah sakit sebelumnya tetapi tidak ada.
Ilham Chaidir selaku Direktur Utama RSUD Kota Bogor menyampaikan bahwa kabar mayat dalam peti yang hidup kembali itu adalah hoaks. Pasalnya, kematian pasien tidak terbukti dan setelah dilakukan pemeriksaan, pasien itu hanya dalam keadaan penurunan kesadaran, bukan meninggal dan kembali hidup.
Ilham juga menyatakan pasien dalam keadaan sadar dan mengalami penurunan kesadaran karena gangguan kekurangan oksigen dalam otak. Pasien pun dirawat oleh pihak rumah sakit sesuai SOP dan menjalani rawat inap.
Baca Juga: PMII Minta Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kasus Mafia Migas di Kabupaten Bogor
Itulah kronologi warga bogor hidup kembali dalam peti usai dinyatakan meninggal dunia. Hal ini pun menuai komentar dari berbagai pihak di media sosial.
“Dulu aku pernah ngarepin bgt mamah aku bakal hidup lagi pas dokternya bilang mmh aku meninggal tapi ternyata emng udah takdirnya aku ditinggal mamah,” tulis salah seorang pengguna.
“Saya nunggu video penjelasan dari yg bersangkutan saja deh nanti kalau sudah sehat,” tambah pengguna lain.
"Berarti dia belom meninggal," tulis pengguna lain.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
PMII Minta Penegak Hukum Selidiki Dugaan Kasus Mafia Migas di Kabupaten Bogor
-
Innalillahi, 3 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Tol Cipali KM 139, Ini Identitasnya
-
Kriminolog Duga Keluarga yang Meninggal di Kalideres Penganut Apokaliptik, Apa Artinya?
-
Belajar dari Cut Keke Ikhlaskan Meninggalnya Sang Ayah, Ini Beberapa Cara Merelakan Kepergian Orang Tua
-
Pihak RSUD Kota Bogor Buka Suara Soal Video Viral Mayat Dalam Peti Hidup Kembali
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh
-
Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan
-
Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah
-
Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih
-
Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green