Suara.com - Ada hal-hal penting yang harus diperhatikan sebelum nonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Salah satunya adalah mengenai aturan busana nonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Pasalnya, salah pakai baju seperti baju seksi bisa terancam hukuman berat, lho!
Sebelumnya, Qatar sempat mengatakan akan melonggarkan arus masuk turis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para penonton yang akan menghadiri Piala Dunia 2022 harus memperhatikan hukum dan kebiasaan budaya Qatar, termasuk kebijakan alkohol, narkoba, seksualitas, dan aturan berpakaian.
Pengunjung diminta untuk menunjukkan rasa hormat terhadap budaya lokal dengan menghindari pakaian yang terlalu terbuka di depan umum. Mereka yang mengenakan celana pendek dan atasan tanpa lengan dapat dijauhkan dari gedung-gedung pemerintah dan mal, kecuali di hotel, di mana bikini biasa dipakai saat di kolam renang hotel.
Bagaimana Aturan Busana Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar?
Meskipun kondisi terik, namun suporter wanita harus sangat berhati-hati dengan pilihan pakaian mereka di negara Muslim yang ketat. Jika mengabaikan aturan busana nonton Piala Dunia 2022 di Qatar, maka pelanggar bisa menghadapi hukuman yang berat.
Menurut kode hukum Qatar, hal-hal yang dianggap tidak berbahaya di Inggris seperti menunjukkan kasih sayang di depan umum atau mengenakan pakaian yang terbuka dapat menjadi alasan penangkapan di Qatar. FIFA juga telah memperingatkan para suporter bahwa bahu harus ditutupi di depan umum, dan Qatar memiliki aturan ketatnya sendiri untuk wanita di tempat umum di negara tersebut.
Meskipun wanita non-Qatar tidak perlu mengenakan abaya (jubah hitam panjang), namun atasan mereka harus menutupi perut dan bahu mereka. Rok, gaun, atau celana panjang yang dikenakan juga harus menutupi lutut.
Wanita yang bepergian di Qatar juga dilarang untuk mengenakan pakaian ketat apapun, atau memamerkan belahan dada dalam bentuk apapun.
Selain itu, suporter pria juga harus ingat bahwa mereka tidak akan bisa bertelanjang dada saat suhu menjadi terlalu tinggi. Para pria diperbolehkan mengenakan celana cargo panjang, tapi mereka tidak boleh mengenakan celana jeans, celana pendek atletik atau chino yang tidak menutupi lutut. Kemudian, tank top tanpa lengan dan kaos slogan ofensif juga tidak dapat diterima.
Sanksi Memakai Busana Terbuka Saat Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar
Perlu diketahui, denda karena membuang sampah sembarangan di turnamen adalah sebesar £2.400 atau sekitar Rp 10 jutaan. Sementara itu, penggemar yang melanggar aturan berpakaian yang ketat dapat menghadapi beberapa bentuk hukuman.
Pasal 57 konstitusi Qatar menyatakan bahwa mereka yang memasuki negara itu harus mematuhi adat dan tradisi nasional. Jadi, para fans harus diperingatkan bahwa beberapa tempat di Qatar akan memiliki aturan yang lebih ketat daripada yang lain. Dan tim keamanan akan dapat mengidentifikasi mereka yang menentang aturan berpakaian. Pasalnya, stadion akan memiliki 15.000 kamera untuk memantau setiap gerakan penggemar.
Fans yang menuju ke Piala Dunia juga bisa menghadapi hukuman penjara jika mereka mencoba untuk membawa babi, barang porno, atau mainan seks ke Qatar.
Situs website resmi pemerintah Qatar telah menjelaskan kepada para pelancong betapa ketatnya peraturan negara itu dengan waktu kurang dari seminggu sebelum turnamen. Suporter Inggris juga telah diingatkan tentang undang-undang minum di negara itu, dengan para suporter hanya diizinkan untuk minum alkohol di area yang ditentukan.
Demikian ulasan mengenai aturan busana saat nonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Ingat, jangan sampai Anda memakai baju seksi jika tidak ingin mendapatkan hukuman berat!
Berita Terkait
-
Ini Pemain Piala Dunia 2022 Paling Tua dan Paling Muda, Pecahkan Rekor Sejarah?
-
Cristiano Ronaldo Bicara Gantung Sepatu: Usia 40 Tahun Ideal Lah, Sudah Cukup
-
Pochettino: Lionel Messi Butuh Juara Piala Dunia untuk Setara Pele dan Maradona
-
Link Download Jadwal Piala Dunia 2022 PDF Tabel dan Bagan, Siap Diprint!
-
3 Negara Asia dengan Nilai Skuad Terendah di Piala Dunia 2022
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional