Suara.com - Para ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menggelar pertemuan tertutup kemarin, Rabu (30/11/2022) di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat secara tertutup.
Pertemuan antara 3 petinggi dari partai politik PAN, Partai Golkar, dan PPP ini pun menjadi sorotan publik, terlebih lagi 3 partai ini belum juga mengumumkan soal koalisi parpol mereka menuju pemilu 2024. Lalu, apa sebenarnya yang dibahas?
Sinyal mengusung calon untuk 2024
Pertemuan tertutup ini pun dihadiri oleh Ketua Umum PAN, Zulfikli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, serta Plt Ketum PPP, Mardiono.
Pertemuan ketiganya ini pun seolah memberikan sinyal bahwa koalisi yang mereka lakukan melalui Koalisi Indonesia Bersatu akan segera dilaksanakan demi mengusung calon untuk "bertempur" di pemilu tahun 2024 mendatang.
Resmi umumkan nominasi capres
Pertemuan tersebut pun akhirnya membuahkan hasil. Dari hasil koalisi dan diskusi mereka, KIB menentukan ada 3 nama capres yang diusung sebagai nominee dari koalisi ini dengan urutan pertama ialah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.
Kemudian nomine kedua adalah Ketua Umum PAN, Zulkfili Hasan, sedangkan capres urutan ketiga KIB adalah Plt Ketua Umum DPP PPP Mardiono.
Ibaratkan strategi koalisi dengan Piala Dunia
Baca Juga: Ini Deretan Nama dari Koalisi Indonesia Bersatu yang Akan Diusung Dalam Pilpres 2024
Tak hanya berdiskusi, Zulkifli Hasan saat diwawancarai media soal tujuan diadakannya pertemuan ini memberikan perumpamaan koalisi yang sedang dijalankan layaknya strategi pemain bola timnas di Piala Dunia. Ia pun sedikit menyentil soal performa yang selama ini jarang terlihat.
"Mau diskusi bola piala dunia, jangan meremehkan yang kecil-kecil," ujar pria yang akrab disapa Zulhas ini.
Ia pun juga sempat mengungkap adanya hal yang luar biasa terjadi selama Piala Dunia 2022, dimana banyak tim yang dianggap remeh namun akhirnya bisa memenangkan pertandingan.
"Jadi biar kecil asal konsisten dan solid bisa menang kita, ya," sambung Zulhas.
Singgung soal ciri-ciri capres
Zulhas pun seolah memberikan banyak tanda bahwa dirinya siap menjadi capres dari KIB. Hal ini pun diungkapnya saat usai menyelesaikan pertemuan dengan para petinggi parpol dan "menyentil" soal ciri-ciri calon presiden yang sempat diungkap oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Deretan Nama dari Koalisi Indonesia Bersatu yang Akan Diusung Dalam Pilpres 2024
-
Prabowo Subianto Disebut Kena Iming-iming Belaka, Jokowi Sesungguhnya Hanya Dukung Ganjar Pranowo!
-
Pengamat Sebut Sosok Mahfud MD Cocok Jadi Capres, Masih Mungkin Diajukan Jokowi
-
Jokowi Serang Anies Baswedan lalu Perintahkan Relawan Dukung Ganjar, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Full Senyum, Megawati dan Jokowi Restui Maju Capres 2024, Benarkah?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!