Suara.com - Kepolisian Resor Mukomuko, Bengkulu menyelidiki kasus pencurian dana bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 149 juta di dalam mobil milik Kepala Desa Marga Mulya.
"Kami masih menyelidiki kasus ini dan memeriksa saksi terkait dengan kasus ini," kata Kepala Kepolisian Resor Mukomuko AKBP Nuswanto di Mukomuko, Minggu (4/12/2022).
Kawanan pencuri berhasil menggasak uang bantuan langsung tunai senilai Rp 149 juta di dalam mobil milik Kepala Desa Marga Mulya usai kades mengambil uang di salah satu bank di Desa Medan Jaya, Jumat (2/12).
Kapolres mengatakan, saat ini personel Polsek Mukomuko Selatan bersama polres melakukan indentifikasi dan melakukan pengejaran terhadap para kawanan pencuri spesialis pecah kaca mobil di daerah ini.
Selain itu, ia juga meminta warga di wilayah ini untuk mewaspadai kawanan ini dengan tidak diminta meletakkan barang-barang berharga di dalam kendaraannya.
Sementara itu Camat Air Rami Sunandi mengatakan uang sebesar Rp 149 juta yang dicuri oleh kawanan itu selain untuk bantuan langsung tunai bagi warga miskin di Desa Marga Mulya dan gaji perangkat desa.
"Uang ratusan juta rupiah yang dicuri tersebut selain untuk BLT, termasuk alokasi dana desa untuk membayar gaji perangkat desa," ujarnya.
Ia mengatakan, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang dicuri tersebut, BLT untuk warga setempat sejak bulan Oktober hingga Desember tahun ini. Sebanyak 80 keluarga penerima manfaat BLT tersebut.
Selanjutnya, ia mengatakan, pemerintah desa akan menemui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa guna melaporkan kejadian pencurian uang BLT dan gaji perangkat desa tersebut.
Baca Juga: Curi Benda Pusaka di Rumah Adat Melayu, Pria Ini Berakhir Penjara
Terkait dengan tindak lanjut uang untuk membayar gaji perangkat desa selanjutnya, ia mengatakan, pihaknya menunggu petunjuk lebih lanjut dari instansi terkait.
Selain itu, ia meminta, warga yang menerima BLT di Desa Marga Mulya, Kecamatan Air Rami untuk tenang dan menunggu petunjuk lebih lanjut dari instansi terkait di daerah ini. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Curi Benda Pusaka di Rumah Adat Melayu, Pria Ini Berakhir Penjara
-
Ada 1.304 Warga Bontang Tak Ambil BLT, Rp 391 Juta Terpaksa Dikembalikan
-
Ribuan Warga Lebak Banten Berdesak-desakan untuk Dapatkan BLT BBM
-
Motor Milik Anggota Paspampres Raib di Babelan, Pelaku Pencurian Diburu Polisi
-
Tukang Servis AC Baru 2 Hari Buka Kios Sudah Rugi Bandar, Motor Digondol Maling saat Siang Bolong
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta