Suara.com - Rangkaian pernikahan putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi yakni Kaesang Pengarep dengan Erina Gudono akan digelar di Yogyakarta dan Solo pada Sabtu dan Minggu 10-11 Desember 2022 mendatang.
Berbagai persiapan telah dilakukan, baik dari pengamanan maupun persiapan tamu undangan yang disebut mencapai 6.000 orang. Untuk itu, Jokowi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, khususnya yang di Yogyakarta dan Solo jika nanti acara pernikahan Kaesang dan Erina bikin macet.
Saya ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, baik yang di Yogya maupun yang di Solo, atas pernikahan Kaesang dan Erina, apabila nantinya di dalam acara tersebut, mengganggu perjalanan atau menganggu lalu lintas yang ada," ujar Jokowi kepada awak media di sela-sela rapat persiapan terakhir pernikahan Kaesang dan Erina yang digelar di Ndalem Wuryaningratan Solo, Minggu (4/12/2022).
Jokowi amat berharap pernikahan Kaesang dan Erina tidak mengganggu aktivitas warga. Namun ia kembali meminta maaf kepada masyarakat yang ada di Jogja dan Solo.
"Moga-moga nggak ada yang terganggu, tapi kalau ada kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ucap Jokowi.
Untuk diketahui, rangkaian acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono dijadwalkan akan dimulai pada Rabu (7/12/2022) dengan acara Tonjokan.
Sehari kemudian pada 8 Desember 2022, kedua calon pengantin mengadakan acaa siraman dan pengajian di tempat terpisah.
Lanjut pada Jumat 9 Desember 2022, keluarga calon mempelai wanita memasang bleketepe dan menggelar malam midodareni. Presiden Jokowi dijadwalkan datang di acara ini.
Jokowi memastikan persiapan penyelenggaraan acara pernikahan Kaesang dengan Erina Gudono telah dilaksanakan dengan baik. Untuk prosesi akad nikah, akan digelar di Yogkarta, Sabtu, 10 Desember 2022.
Baca Juga: Analis Melihat Besarnya Potensi Andika Perkasa Ditarik Jokowi Jadi Menteri Pasca Pensiun
Berita Terkait
-
Analis Melihat Besarnya Potensi Andika Perkasa Ditarik Jokowi Jadi Menteri Pasca Pensiun
-
Mas Kawin Kaesang Pangarep di Luar Dugaan, Ternyata Bukan Sertifikat Rumah yang Diminta Erina Gudono
-
"Terima Kasih Jokowi" Ungkapan Kegembiraan Pemain Bali United, Liga 1 Kembali Bergulir
-
Panda Nababan Beberkan PDI Perjuangan Diuntungkan dengan Sosok Anies Baswedan, Kok Bisa?
-
Anies Baswedan Dipecat Menteri Karena 'Dekat' Dengan JK, Panda Nababan Mengiyakan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru