Suara.com - Draf Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-11, pada Selasa (6/12/2022). Pengesahan dilakukan di tengah ramainya penolakan dari masyarakat sipil terhadap RKUHP yang masih memuat pasal-pasal bermasalah, salah satu pasalnya mengatur tindak pidana perzinaan dan kohabitasi atau kumpul kebo. Lantas dari mana asal kata kumpul kebo?
Larangan kumpul kebo diatur dalam Pasal 412 RKUHP. Pelanggar akan diancam hukuman penjara paling lama yakni enam bulan. Pelaku kumpul kebo bisa diproses hukum apabila ada aduan dari pihak yang dirugikan seperti suami atau istri bagi orang yang masih terikat perkawinan atau orang tua atapun anaknya bagi orang yang tidak terikat dalam perkawinan.
Pengaduan ini dapat dibatalkan atau ditarik kembali selama pemeriksaan persidangan di pengadilan belum dimulai. Atas pro dan kontra yang terjadi di tengah masyarakat terkait pasal-pasal RKHUP ini, banyak yang penasaran dengan asal kata kumpul kebo.
Asal Kata Kumpul Kebo
KUMPUL kebo sebenarnya bukan istilah yang masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Kebo jika dalam bahasa Jawa artinya adalah Kerbau, jadi kumpul kebo berarti kerbau yang sedang berkumpul.
Ada pula yang percaya jika kumpul kebo diambil dari prilaku kerbau yang tinggal bersama dalam satu kandang tanpa adanya tali pengikat. Beberapa orang lainnya juga mengaitkan dengan kebiasaan kerbau yang tiba-tiba hamil tanpa sepengetahuan sang pemilik. Namun, makna yang sebenarnya ternyata bukanlah itu.
Jika ditelisik berdasarkan sejarah, istilah kumpul dituliskan "koempoel" dan kebo "gebouw". Koempoel merupakan bahasa melayu ejaan lama yang artinya adalah kumpul. Sementara, kata gebouw sendiri berasal dari bahasa Belanda yang artinya bangunan. Maka dengan begitu makna dari koempoel gebouw dalam istilah masa penjajahan kolonial Belanda berarti tinggal bersama dalam sebuah bangunan atau rumah.
Seiring dengan berjalannya waktu, istilah koempoel gebouw berubah menjadi kumpul kebo. Sayangnya, tak ada data yang menunjukkan kapan istilah kumpul kebo terdebut muncul. Akan tetapi jika dilihat dari asal kata kumpul kebo, beberapa ahli menganggap jika istilah ini sudah ada sejak Indonesia masih dijajah dan menggunakan ejaan lama.
Dalam perkembangannya, kumpul kebo juga mempunyai bahasa keren yaitu kohabitasi. Kata pada awlanya ini diambil dari bahasa latin Inggris yakni cohabitation. Istilah kata dalam bahasa Inggris tersebut pada dasarnya memiliki arti yang kurang lebih sama yaitu tinggal bersama dalam suatu rumah atau bangunan.
Baca Juga: HEBOH! Seorang Suami di Bali, Hamili Istri Sendiri Malah Jadi Tersangka
Tinggal bersama yang dimaksud dalam hal ini melibatkan dua orang pasangan kekasih yang belum menikah, namun memutuskan untuk tinggal bersama layaknya suami istri. Hal inilah yang belakangan menjadi polemik di tengah masyarakat. Beberapa menilai kebiasaan ini akan merusak moral dan kebudayaan masyarakat Indonesia.
Demikian tadi ulasan mengenai asal kata kumpul kebo yang belakangan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, setelah disahkannya RKHUP yang memuat pasal perzinahan dan kumpul kebo.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai