Suara.com - Iptu Umbaran Wibowo tengah menjadi sorotan lantaran disebut menyamar menjadi wartawan dan kini jadi Kapolsek Kradenan, Blora. Ia pernah menyamar jadi wartawan TVRI selama beberapa belas tahun, sebelum akhirnya terungkap adalah seorang Polisi Intelijen.
Profesinya terungkap ketika ia dilantik menjadi Kapolsek Kradenan pada 12 Desember 2022. Namun, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudussy mengatakan, Iptu Umbaran memang anggota Polri dan benar ‘pernah’ bekerja sebagai kontributor di TVRI Jateng untuk wilayah Pati.
Pernah bekerja tersebut maksudnya yakni melaksanakan tugas penyamaran dan bukan pegawai tetap TVRI. Ia ditugaskan menjadi organik Polres Blora sebagai Kanit Intel pada Januari 2021. Kemudian ia diangkat sebagai Wakapolsek Blora. Hal ini disampaikan oleh Iqbal.
Berkaitan dengan hal tersebut, berikut ini profil Iptu Umbaran selengkapnya.
Profil Iptu Umbaran
Kapolsek Kradenan Iptu Umbaran Wibowo berusia 38 tahun. Ia lahir pada 19 Oktober 1984. Ia memulai karier di kepolisian dengan pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda pada 2008. Iptu Umbaran merupakan lulusan Bintara Intelijen Khusus.
Pangkatnya pun naik menjadi Brigadir Polisi Satu atau Briptu pada 2009 dan berpangkat Brigadir Polisi pada 2013. Kemudian, ia naik pangkat sebagai Brigadir Polisi Kepala pada 2017.
Tahun 2018, Iptu Umbaran mengikuti Pendidikan Pengembangan Spesialisasi Perwira Pertama Dasar Intelijen. Setelah mengikuti pendidikan tersebut, ia menyandang pangkat Inspektur Dua atau Ipda. Kemudian ia ditempatkan di Direktorat Intelkan Polda Jateng.
Selama menjadi Perwira, Iptu Umbaran menjabat sebagai Pama-Pama Direktorat Intelkam Polda Jateng pada Januari 2018, Pama Polres Blora pada Januari 2021, Kanit VI Sat Intelkam Polres Blora pada Februari 2021, Kanit I Sat Intelkam Polres Blora pada Juni 2021, Wakapolsek Blora pada Juni 2022, Kapolsek Kradenan pada 12 Desember 2022.
Baca Juga: Iptu Umbaran Wibowo yang Nyamar Jadi Wartawan TV Digaji Rp 7,9 Juta
Ia telah menyamar menjadi wartawan TVRI selama 14 tahun dan akhirnya mengundurkan diri pada Oktober 2022. Dirut TVRI Iman Brotoseno mengatakan Umbaran mengajukan pengunduran diri karena akan mendapatkan jabatan terbuka dan diangkat menjadi Kapolsek Kradenan, Blora.
Statusnya sebagai wartawan TVRI pun tidak tetap melainkan jurnalis lepas. Oleh karena itu proses rekrutmen pun tidak terikat.
Iptu Umbaran bahkan lulus uji kompetensi yang diadakan Dewan Pers sebagai wartawan madya. Ia tercatat sebagai wartawan madya di situs resmi Dewan Pers dengan nomor anggota 8953-PWI/WDya/DP/I/2018/19/10/84.
Meski demikian, ia masih berhubungan baik dengan rekan wartawannya. Bahkan ia sempat bertemu teman-teman wartawan setelah serah terima jabatan sebagai Kapolsek Kradenan di GOR.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Iptu Umbaran Wibowo yang Nyamar Jadi Wartawan TV Digaji Rp 7,9 Juta
-
Kisah Polisi yang 14 Tahun Nyamar Jadi Wartawan, Ketahuan Dilantik Jadi Kapolsek
-
Heboh Mantan Wartawan Jadi Kapolsek di Blora, Polda Jateng Benarkan Iptu Umbaran Pernah Ditugaskan Menjadi Intelijen
-
Intel Nyamar Wartawan 14 Tahun dan Penggemar Bonsai, Iptu Umbaran Wibowo Kini Jabat Kapolsek
-
VIRAL! 14 Tahun Jadi Wartawan, Tiba-tiba Dilantik Jadi Kapolsek
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya