Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam (14/12/2022) terhadap Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak.
"Pada hari Rabu tanggal 14 Desember 2022 jam 20.24 WIB, betul KPK ungkap dugaan korupsi dana hibah ke kelompok masyarakat dalam giat tangkap tangan Wakil Ketua DPRD Jatim STS dan pihak lain," kata Ketua KPK Firli Bahuri, pada Kamis (15/12/2022).
Sahat Tua Simanjuntak yang merupakan politikus Partai Golkar itu diduga tersangkut kasus korupsi dana hibah tahun anggaran 2020.
Menurut Firli, dalam giat OTT itu, KPK menyita sejumlah uang tunai. Dan hingga kini Sahat Tua Simanjuntak masih menjalani pemeriksaan secaraintensif bersama sejumlah pihak lainnya yang ikut tertangkap.
Tertangkapnya politikus Partai Golkar itu mengusik rasa penasaran publik mengenai harta kekayaan yang ia miliki. Dikutip dari laman e-lhkpn.kpk.go.id, diketahui bahwa Sahat Tua Simanjuntak memiliki harta kekayaan sebesar Ro10 miliar atau tepatnya Rp10.700.966.004.
Jumlah kekayaan itu diketahui berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2020 lalu.
Adapun harta senilai Rp10 miliar milik Sahat itu jika dirinci terdiri dari tiga tanah dan bangunan yang berada di sejumlah wilayah di Surabaya dan Jakarta Timur.
Sahat juga diketahui memiliki tiga buah mobil, yakni Toyota Velfire seharga Rp600 juta, Toyota Voxy senilai Ro430 juta dan mobil merk Mecedez Benz E 250 seharga Rp700 juta.
Ia juga tercatat memiliki harta berupa kas dan setara kas senilai Rp1.495.966.004. Dan terakhir ia diketahui tidak memiliki utang.
Dan berikut adalah rincian harta kekayaan Sahat Tua Sianjuntak selengkapnya, berdasarkan data LHKPN KPK per tahun 2020:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 7.475.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 99 m2/120 m2 di KAB / KOTA KOTA SURABAYA , WARISAN Rp. 855.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 240 m2/240 m2 di KAB / KOTA KOTA SURABAYA , HASIL SENDIRI Rp. 4.620.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 84 m2/84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.730.000.000
Berita Terkait
-
Jalan Nunduk Sambil Bawa 2 Tas saat Digelandang ke Gedung KPK, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Bakal Ditahan?
-
Malam-Malam Ruang Kerja Disegel, KPK Amankan Wakil Ketua DPRD Jatim
-
KPK: OTT Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Terkait Suap Alokasi Dana Hibah
-
KPK OTT Di Surabaya, Wakil Ketua DPRD Jatim Ditangkap
-
Sahat Tua Simanjuntak Diduga Ikut Diamankan dalam OTT KPK di DPRD Jatim
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka
-
Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta
-
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm
-
Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin
-
Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD Belum Dibahas
-
KUHP dan KUHAP Mulai Berlaku, Puan Maharani: Momen Bersejarah untuk Indonesia
-
Pilkada Lewat DPRD, Lemhannas Sudah Serahkan Kajian Rahasia ke Prabowo
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Mulai Lobi Fraksi Lain di Parlemen
-
Arus Pendek Listrik Bikin Rumah Lapak di Kebon Jeruk Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
-
Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sikap PDIP Dinilai Tak akan Banyak Mengubah Arah