Suara.com - Beredar informasi yang menyatakan Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini diusung Partai NasDem sebagai calon presiden, turut andil dalam pembebasan Habib Rizie Shihab.
Menurut informasi yang beredar itu, Anies melakukan upaya pembebasan Rizieq Shihab dengan sembunyi-sembunyi dan lewat jalur tak sah.
Informasi tersebut bermula dari sebuah kanal YouTube pada 16 Desember 2022.
Pada video terebut dinarasikan soal adanya skandal bebasnya Rizieq shihab.
Thumbnail video menyebutkan bahwa Anies menggunakan dana anggaran penanggulangan banjir Jakarta untuk membebaskan eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari penjara.
Berikut narasinya:
"SKANDAL PEMBEBASAN RIZIEQ TERBONGKAR TERNYATA ANIES GUNAKAN ANGGaRAN BANJIR BUAT ORMAS INI
AKHIRNYA RIZIEQ SHIHAB BEBAS DARI PENJARA TERBONGKAR, ANIES GUNAKAN ANGGARAN BANJIR BUAT ORMAS INI"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Ribut-ribut Cibiran Sindrom Thanos, Relawan Anies Baswedan Beri Jawaban Makjleb
Penjelasan
Menurut penelusuran, isi video tersebut tak menjelaskan tentang Anis yang menggunakan anggaran banjir untuk membebaskan Rizieq Shihab dari penjara.
Isi video justru hanya menarasikan artikel opini dari seword.com berjucdul "Penyesat Ulung Itu Bernama Rizieq Shihab, Gelar Habib Prilaku Setan", diunggah pada 10 November 2021.
Vidoe tersebut sama sekali tak menjelaskan bahwa Anies menggunakan dana banjir untuk bebaskan Rizieq Shihab.
Diketahui bahwa Mantan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq bebas bersyarat mulai sejak 20 Juli 2022.
Habieb Rizieq sebelumnya menjalani masa kurungan sejak 12 Desember 2020 di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri hingga 10 Juni 2023.
Selain itu tidak ada pemberitaan yang valid mengenai informasi yang menyebutkan bahwa Anies membebaskan Riziq Shihab.
Kesimpulan
Melalui berbagai penjelasan di atas, maka informasi bahwa Anies menggunakan anggaran banjir untuk bebaskan Rizieq Shihab adalah salah.
Informasi tersebut masuk dalam kategoti konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi