Suara.com - Sosok politisi ternama Dedi Mulyadi beberapa kali telah menuai kontroversi sepanjang kehadirannya di mata publik. Selain soal beberapa kebijakannya yang mendapat kritik, kehidupan pribadi Dedi juga menjadi sorotan dan tak jarang berbuah kontroversi.
Kehidupan asmara Dedi dengan istrinya yang juga menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika alias Ambu Anne juga menuai kontroversi.
Kini, kehidupan rumah tangga Dedi dan Anne berada di ujung tanduk lantaran Anne mengugat cerai pada terhadap suaminya itu pada 19 September 2022 lalu ke Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta.
Tak hanya soal kehidupan asmaranya yang berliku, Dedi juga kerap menuai kontroversi atas konten yang ia produksi dan diunggah melalui akun Youtube miliknya.
Disindir warganet gegara nonton Piala Dunia dan sang istri sibuk urus anak
Diketahui bahwa Dedi Mulyadi juga memproduksi konten yang ia unggah ke channel KANG DEDI MULYADI CHANNEL.
Beberapa kontennya tak jarang menuai kontroversi, seperti yang baru-baru ini yakni konten dirinya asik menonton final Piala Dunia 2022.
Kontroversi tersebut timbul lantaran Dedi dinilai asik menonton gelaran ajang olah raga tersebut ketimbang membantu sang istri mengurus anak.
Bahkan beberapa warganet sampai menyindir Dedi melalui media sosial.
Baca Juga: Cerita Kang Dedi Mulyadi di Bali: di Balik Kecukupan Kita, Ada Rasa Lapar yang Harus Kita Rasakan
“Yah anak sakit si bapak mala nobar pantes dikirimi surat terbuka sama ambu @anneratna82, hayo pak @dedimulyadi71 tanggung jawab ikutan begadang buat jagain Nyi Hyang, ayo buka jalan DAMAI untuk bahu membahu mengurus Nyi Hyang , jangan ambil enaknya aja, #Netienmenungguperdamaian,” tulis pengguna akun Instagram.
Ambu Anne beri sindiran halus
Ambu Anne yang kini sedang menjalani gugatan cerai tersebut juga sempat melayangkan sindiran halus kepada Dedi. Adapun putri kesayangan mereka kini sedang mengalami sakit.
“Curhatan saya malam ini,,, Mohon doanya dari semua, Nyi Hyang sedang sakit sariawan, sudah 2 hari tidak mau makan dan juga tidurnya terganggu. Dia menangis karena merasa kesakitan,” tulisnya di akun Instagram pribadinya @anneratna82, Minggu 18 Desember 2022.
Ambu Anne juga menyindir Dedi yang kerap memanjakan sang putri dengan menjajakannya eskrim. Diketahui bawa sang anak sensitif terhadap makanan dingin.
“Mohon juga bagi yang suka ngajak Nyi Hyang min keluar, tolong diperhatikan kebersihan lingkungan dan tidak memberikan ice cream setiap kali pergi ke supermarket. Karena Nyi Hyang sensitif dengan makanan dingin/panas,” tegasnya.
Bikin konten bareng penjual nasi uduk cantik, warganet: Puber lagi
Dedi juga sempat membuat konten bareng seorang penjual nasi uduk asal Purwakarta bernama Neng Salma yang viral berkat paras ayunya.
“Selamat berlibur. Sepenggal keseruan bikin bumbu mercon bersama Neng Salmah,” tulis Kang Dedi di postingan Instagramnya, Minggu (18/12/2022).
Berbagai sindiran akhirnya datang dari publik, seperti oleh warganet yang menyebutnya mengalami puber kedua.
“Puber lagi Pak Dedi (emot tertawa)” kata seorang warganet.
Warganet lain menyindir bahwa Dedi memiliki perasaan istimewa alias jatuh cinta dengan Neng Salma.
“Cinta mulai bersemi (emot tertawa),” sahut netizen.
Datangi Yessi duta sertifikat
Tak hanya Neng Salma, Dedi juga sempat beberapa kali berkonten ria dengan perempuan bernama Yessi yang gagal nikah karena minta sertifikat rumah.
Setelah sempat viral datang mengunjungi kediaman Yessy sertifikat rumah, baru-baru ini Dedi Mulyadi kembali tua perhatian warganet. Pasalnya, dalam unggahan Youtube pribadinya, Dedi Mulyadi rupanya datang lagi ke rumah Yessy.
Perhatian anggota DPR satu ini langsung menuai perhatian warganet. Beberapa warganet malah menduga Dedi Mulyadi mendekati Yessy dan berniat menjadikannya sebagai istrinya.
“Kang dedy naksir Yessy yak??” ujar salah seorang warganet,
“Feeling gue bentar lagi si bapak mau ngelamar.. makanya yessi di-training dulu biar jadi calon bini yang baik,” ujar @deed***
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Cerita Kang Dedi Mulyadi di Bali: di Balik Kecukupan Kita, Ada Rasa Lapar yang Harus Kita Rasakan
-
Dedi Mulyadi Cerita ke Neng Salma, Ada Wanita Cantik Tapi Dapurnya Jorok, Sindir Yessy Duta Sertifikat?
-
CATAT! Ini Alamat Ahli Stoke yang Direkomendasi Kang Dedi
-
Tuding Pencintraan, Kini Dedi Mulyadi Kena Semprot Anne Ratna Mustika Soal Konten YouTube, ini Penyebabnya
-
Ketemu Kang Dedi, Penjual Pisau di Bali Langsung Menangis
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!