Suara.com - Yogyakarta, Solo, dan Semarang masih menjadi kota favorit yang dipilih penumpang kereta api (KA) dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen untuk layanan jarak jauh saat libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga menjadi destinasi tujuan para penumpang.
Kepala Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa menambahkan, ada kota- kota lain yang menjadi favorit penumpang, yakni Purwokerto, Tegal, Kutoarjo, Surabaya, Malang, hingga Madiun.
"Sedangkan untuk jarak dekat yakni Cirebon serta Bandung," kata Eva saat dijumpai di Stasiun Pasar Senen, Jumat (23/12/2022).
Hingga hari ini, total tiket yang telah terjual sebanyak 287 tiket. Tiket yang telah terjual itu untuk keberangkatan KA dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.
"Sampai Jumat hari ini, pemesanan tiket Nataru keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen telah terjual sekitar 287 ribu untuk keberangkatan 22 Desember 2022 sampai 8 Januari 2023," ujarnya.
Eva menyampaikan, jumlah penjualan tiket tersebut masih akan terus bertambah. Pasalnya, penjualan masih berlangsung secara online.
Volume penumpang di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir mengalami lonjakan yang sangat signifikan menjelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Dari angka yang dicatat PT KAI Daop 1 Jakarta, ada 38 ribu penumpang yang berangkat dari dua stasiun tersebut pada hari ini.
Eva mengatakan, dari total 38 ribu penumpang, 22 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Sedangkan, 16 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Gambir.
"Secara total terdapat sekitar 38 ribu penumpang pada hari ini," papar Eva.
Baca Juga: 38 Ribu Penumpang Hari Ini Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Pantauan Suara.com di Stasiun Pasar Senen, volume penumpang sudah terlihat padat sejak pagi hari tadi. Rata-rata, banyak penumpang yang menunggu keberangkatan KA di lobi Stasiun Pasar Senen.
Sebelumnya, PT KAI Daop 1 Jakarta memberlakukan kebijakan baru di masa libur Natal dan Tahun Baru 2023. Salah satunya, ada tujuh KA yang berhenti di Stasiun Jatinegara dam Stasiun Karawang.
Kebijakan tersebut berlaku mulai tanggal 22 sampai 31 Desember 2022 mendatang. Total ada tiga KA berhenti melayani naik turun penumpang di Stasiun Jatinegara dan empat KA lainnya di Stasiun Karawang untuk melayani naik turun penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok