Suara.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu, menyerahkan sepenuhnya keputusan soal perombakan kabinet atau reshuffle ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya, tak masalah jika Jokowi merombak satu hingga tiga kursi menteri di kabinet.
"Tergantung Jokowi aja. Kalau tiga boleh, dua terserah, satu ya urusan dia," kata Adian kepada wartawan, dikutip Sabtu (24/12/2022).
Adian mengaku memang punya catatan evaluasi terhadap menteri-menteri dalam kabinet pemerintahan kekinian. Namun, ia tak yakin catatannya tersebut sama dengan catatan Presiden Jokowi.
"Gue punya catatan, tetapi apakah catatan gue sama dengan catatan jokowi kan kita enggak tahu. Problem-nya, yang mau reshuffle gue atau Jokowi? Kalau Jokowi, ya, tergantung catatan dia. Ada yang menurut gue tidak baik tapi menurut Jokowi ada informasi lain, jangan-jangan itu yang baik," tuturnya.
Sementara itu, ketika ditanya apakah masih yakin menteri-menteri dari PDIP akan dipertahankan, Adian memberikan jawaban diplomatis.
"Kalau itu gue enggak bisa jawab, itu evaluasi ketua umum sama presiden. Kita enggak ikutan, tetapi bahwa kemudian kita percaya bahwa menteri-menteri kita memberikan yang terbaik buat negara ini, iya lah. Ada yang mungkin punya kekurangan dalam satu hal dua hal, ya wajar," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi buka suara terkait perombakan kabinet atau reshuffle, dan ia tidak menutupi adanya kemungkinan bakal kembali merombak Kabinet Indonesia Maju.
"Mungkin," kata Jokowi di Bendungan Sukamahi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022).
Kendati begitu, Jokowi enggan membocorkan kapan dirinya akan merombak jajaran menteri.
"Ya, nanti," ungkapnya.
Menurut hasil survei Charta Politika, sebanyak 61,8 persen responden menyetujui apabila Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan reshuffle di Kabinet Indonesia Maju.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, sempat heran karena meskipun kepuasan masyarakat terhadap kinerja menteri tinggi, namun mereka menginginkan adanya reshuffle.
"Ini yang menurut saya menjadi catatan dan tidak mengherankan kalau kemudian kita tanyakan terkait dengan persetujuan tentang adanya reshuffle walaupun kebanyakan responden kita menyatakan lebih banyak puas tapi mereka juga setuju ketika ditanyakan terkait rencana ada reshuffle ada angka 61,8 persen menyatakan setuju," kata Yunarto.
Berita Terkait
-
PDIP Dibilang Lagi Bentrok, Anak Buah Megawati Membalas: Mungkin Golkar Bisa Belajar dari Kami
-
Isu Reshuffle Kabinet Muncul Lagi, Elite Surya Paloh Tetap 'Posthink': Jokowi Sahabat NasDem
-
Jawab Sentilan Lodewijk, Adian Napitupulu: Golkar Harus Belajar dari PDIP
-
Sinyal Reshuffle Kabinet, PKB: Mendesak Jika Psikologis Jokowi Terganggu oleh Pembantunya
-
Jokowi Beri Sinyal Reshuffle, PDIP Bidik 2 Menteri dari NasDem: Sudah Waktunya Dievaluasi!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar