Suara.com - Isu perombakan kabinet atau reshuffle yang disebut-sebut akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo semakin mencuri perhatian masyarakat. Teka-teki menteri apa yang kira-kira akan terdepak dari kabinet dan siapa yang akan menggantikannya pun semakin kencang dibicarakan, termasuk oleh pengamat.
Terkait hal tersebut, beredar sejumlah nama yang digadang-gadang akan masuk dalam kabinet Jokowi berdasarkan analisis sejumlah pengamat politik.
Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannya.
Nama Andika Perkasa disebut-sebut layak untuk menjadi salah satu menteri Jokowi. Terlebih ia baru saja pensiun dari jabatannya sebagai Panglima TNI.
Menurut Kepala center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas, Andika Perkasa memiliki peluang besar untuk bergabungdalam kabunet Jokowi sebagai menteri.
Terleibuh Andika sudah cukup dekat dengan Jokowi, sejak ia menjabat sebagao Komandan paspampres pada 2014.
Setelah itu, presiden juga menunjuk Andika sebagai panglima TNI.menurut Anton, hal tersebut menunjukkan adanya kepercayaan dan kenyamanan presiden Jokowi pada sosok Andika Perkasa.
Menurut dia, Andika Perkasa cocok menempati posisi Kepala Kantor Staf Kepresidenan, terlebihsaat ini posisi tersebut juga dipegang mantan Panglima TNI, Moeldoko.
Baca Juga: Para Menteri Terancam Diganti Jokowi, Elite Partai NasDem Geram: Tak Pantas
Pengamat politik yang juga Direktur Politik Perundangan-Undangan 2Indos Khalid Akbar menyatakan, sosok politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko layak masuk ke kabinet Jokowi sebagai menteri.
Ia menyebut Budiman Sudjatmiko cocok mengisi posisi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Hal itu disebabkan rekam jejak Budiman yang sudah terbiasa dengan pemberdayaan politik, organisasi dan ekonomi di kalangan masyarakat bawah, seperti petani dan buruh.
Selain itu, Khalid juga melihat sosok Budiman Sudjatmiko juga merupakan deklarator dan Ketua Umum Inovator 4.0 yang mendorong lompatan Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0.
“Budiman Sudjatmiko sebagai Kader PDIP memiliki loyalitas yang tinggi terhadap Presiden Joko Widodo. Hal tersebut dibuktikan dengan aktifnya Ia sebagai Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi dan Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 sebagai Jubir Kampanye," katanya pada awak media.
Tag
Berita Terkait
-
Para Menteri Terancam Diganti Jokowi, Elite Partai NasDem Geram: Tak Pantas
-
Buat yang Masih Galauin Percintaan, Erick Thohir Sarankan Belajar dari Fajar SadBoy
-
Bicara Soal Reshuffle, Stafsus Mensesneg: Kalau Ada yang Tidak Seirama, Hukuman Berat Datang dari Rakyat
-
Diprediksi Bakal Kena Reshuffle, Ini Deretan Kontroversi Menteri dari Nasdem
-
Benarkah Demi Jegal Anies Baswedan, Jokowi Duetkan Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet