Suara.com - Komnas Perempuan turut merespons kasus perselingkuhan yang dialami seorang perempuan bernama Norma Rismala yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat, khususnya di media sosial.
Kasus itu menggegerkan publik, karena suaminya berselingkuh denga ibu kandung Norma, yang tak lain mertua dari pasangannya tersebut.
Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, mengatakan Norma sebagai korban peselingkuhan bisa menempuh jalur hukum atas peristiwa yang dialaminya.
Norma dapat melaporkan ke polisi menggunakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).
"Tergantung dari kondisi perselingkuhan dan dampaknya, perempuan dalam perkawinan yang pasangannya berselingkuh dapat menggunakan UU PKDRT untuk melaporkan tindak kekerasan psikis, dan/atau kekerasan fisik, dan/atau penelantaran," kata Andy saat dihubungi Suara.com pada Jumat (30/12/2022).
Meski demikian, Andy menilai keputusan tersebut berada di tangan Norma yang menjadi korban dari ketidaksetiaan suaminya.
"Tentunya ia juga punya pilihan untuk tidak melaporkan, melainkan mengugat perceraian saja. Atau bahkan bertahan dalam perkawinannya itu," kata Andy saat dihubungi Suara.com pada Jumat (30/12/2022).
Hal itu mengingat, Norma yang berada di posisi yang sulit, sebab pada kasusnya, sang suami berselingkuh dengan ibu kandungnya sendiri.
"Masing-masing pilihan tidak mudah bagi pihak perempuan tersebut (Norma) dengan banyak pertimbangan baik personal, relasi pasangan, keluarga, maupun sosial kemasyarakatan," kata Andy.
Baca Juga: Ngotot Tidak Berhubungan Intim dengan Menantu, Ibu Norma Risma: Cuma Ikut Ngadem
Namun jika akhirnya Norma memilih langkah hukum atas kasusnya dia perlu mendapatkan pendampingan.
"Karenanya apa pun yang dipilih ia perlu ditemani dan bila melaporkan kasusnya, perlu didampingi," kata Andy.
Untuk mengakses pendampinga secara hukum dan psikologis, Norma dapat mendatangi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di tingkat provinsi atau kabupaten/kota.
"Idealnya, institusi ini dapat menjadi ruang perempuan tersebut mendapatkan penguatan pendampingan," jelas Andy.
Berita Terkait
-
Ajak Suaminya Tinggal Terpisah dengan Mertua, Ibunda Norma Risma Malah Maki Anaknya: Gak Tau Diri!
-
Ngotot Tidak Berhubungan Intim dengan Menantu, Ibu Norma Risma: Cuma Ikut Ngadem
-
Ketahuan Basah Lagi 'Begituan' dengan Menantu, Norma Risma Sebut Ibu Kandungnya Belum Minta Maaf
-
Norma Risma Sakit Hati Mantan Suami Punya Kekasih Baru: Mana Aku Masih Ada Rasa
-
Kebangetan! Tak Cuma Selingkuh, di Bulan Puasa Pria Ini Ajak Ibu Mertua Berhubungan Badan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik