Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai (DPP) Gerindra Sandiaga Uno menjawab isu dirinya yang akan menyebrang ke PPP (Partai Persatuan Pembangunan). Sandi minta semua orang untuk bersabar.
Berdasarkan wawancara yang ditayangkan Kanal YouTube Official iNews, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut mengatakan bahwa, Sandi masih terus berkoordinasi dengan elit-elit Gerindra terkait kontestasi 2024.
Tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah dimulai. Banyak agenda yang harus dikerjakan termasuk juga penentuan pasangan calon presiden dan wakil presiden.
"Mohon bisa bersabar karena koordinasi ini terus berlangsung kita menghormati elit elit politik," katanya dikutip pada Sabtu, (31/12/2022).
Partai politik tidak terkecuali Gerindra perlu menyiapkan diri pada pemilu yang akan datang. Saat ini, Sandi mengaku ingin fokus menampung aspirasi masyarakat dan lapangan kerja tercipta, sesuai tugasnya sebagai Menteri dari kabinet Indonesia Maju.
"Saya sampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat kita tampung dan akan kita diskusikan. Semua langkah saya akan terkoordinasi di mana saya bernaung," tuturnya.
"Saya bergabung di politik ini juga atas undangan pak Prabowo Subianto," sambungnya.
Sebelumnya, isu perpindahan Sandiaga Uno ke PPP ( Partai Persatuan Pembangunan) semakin mencapai keputusan akhir. Hal itu diungkap oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Meski begitu, Dasco menyebut bahwa pihaknya tidak menerima surat resmi pengunduran diri Sandiaga Uno. Sebaliknya dengan PPP, dia mengaku tidak ada kabar terkait isu kepindahan Sandiaga Uno.
Baca Juga: Partai Ummat Mau Dukung Siapa Jadi Capres 2024? Amien Rais: It's Too Early To Tell
"Tidak ada surat pengunduran diri," tuturnya saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/22).
Dasco menilai, isu perpindahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke partai lain sudah terbaca berdasarkan meriahnya sambutan PPP atas pernyataannya yang mendengar Sandiaga Uno akan pindah.
"Kelihatannya memang sudah tanda-tanda mendekati akhir tahun, menjadi jelas dan terarah," ujar Dasco.
Lebih lanjut, Dasco juga mengaku tidak ada keretakan hubungan antara Gerindra dengan PPP seiring berjalannya isu kepindahan Sandiaga Uno.
Kepindahan kader berbeda dengan sepak bola yang mesti menjalin komunikasi sebelum mencapai kesepakatan.
"Nggak ada masalah. Mau dengan PPP, mau dengan partai yang lain, kita nggak ada masalah," tegasnya.
Berita Terkait
-
Mantan Waketum Gerindra Ingatkan Jokowi Soal Pengkhianatan Menjelang Pilpres 2024
-
Baru Lolos Sebagai Peserta Pemilu 2024, Partai Ummat Mau Bahas soal Dukungan Pilpres 2 Bulan Lagi
-
Amien Rais Beri Pesan Menohok ke Jokowi: Pemilu 2024 Jangan sampai Ditunda atau Diundur
-
Hasil Verifikasi Faktual Ulang, KPU Tetapkan Partai Ummat sebagai Peserta Pemilu 2024
-
YG Entertainment Bantah Rumor Blackpink Pindah ke Blacklabel
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!