PJ walikota Banda Aceh Bakri Siddiq mengatakan keputusan pelarangan merayakan tahun baru diambil setelah pihaknya menggelar rapat bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) terkait pengamanan Natal dan tahun baru.
Dalam rapat tersebut, masyarakat diimbau agar tidak melakukan perayaan malam pergantian tahun dengan membakar petasan atau kegiatan hura-hura lainnya dalam wilayah Banda Aceh.
Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kearifan lokal budaya dan memastikan ketentraman dan ketertiban umum tetap terjaga di kota Aceh.
Namun Bakri Siddiq menjamin, pihaknya tetap melakukan persiapan pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Banda Aceh dan siap melakukan pengamanan bagi mereka yang merayakan natal
"Meski sebagian besar warga Banda Aceh tidak merayakan Natal dan Tahun Baru, namun kita tetap melakukan pengamanan untuk menciptakan suasana yang kondusif," kata Bakri Siddiq.
Terompet tradisional di Banyumas
Belasan warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas nampak sibuk menyambut tahun baru 2023. Mereka berkumpul di teras salah satu rumah warga untuk membuat terompet tradisional yang terbuat dari sedotan serta daun kelapa muda.
Cara membuat terompet ini cukup mudah. Warga cukup menggunakan sedotan serta daun kelapa muda atu janur kuning yang didapat di pekarangan. Terompet ini biasa mereka sebut dengan tuturutu.
Kegiatan tersebut juga melibatkan anak-anak. Selain untuk mengisi waktu luang saat liburan, anak-anak dilibatkan membuat terompet tradisional untuk menghemat biaya.
Proses pembuatan terompet tergolong mudah. Sedotan dipotong dengan ukuran 5 cm. Potongan sedotan tersebut lalu dibunyikan sebelum dipasang. Apabila sudah menghasilkan suara yang nyaring, daun kelapa muda dililit pada sedotan.
Untuk menghasilkan suara yang diinginkan, satu terompet dibutuhkan 15 sampai 20 daun kelapa muda yang dililitkan. Dengan ketekunan dan kesabaran/ terompet atau tuturutu pun jadi.
Tag
Berita Terkait
-
Ayu Dewi Posting Foto Bareng Suami, Anak dan Ayah, Nitizen: Langgeng Selalu, Biarkan Orang yang Tidak Berpendidikan yang Menggongong
-
Sambut Tahun Baru 2023, Jokowi: Banyak yang Kita Kenang dari 2022
-
Semarang Hingga Pantura, Sejumlah Wilayah Dilanda Banjir Saat Malam Tahun Baru, Ratusan Warga Mengungsi
-
Ganjar Cek Kondisi Banjir di Semarang, Stasiun Tawang Jadi Prioritas Penanganan
-
Awali Tahun Baru dengan Kebiasaan Sederhana Tapi Menyehatkan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi