News / Nasional
Minggu, 01 Januari 2023 | 15:23 WIB
Potret Megawati Soekarnoputri (Instagram/presidenmegawati)

Suara.com - Memasuki tahun baru, rekam jejak para politikus di Indonesia jadi sorotan. Bahkan warganet beramai-ramai memberikan nominasi penghargaan pemenang anugerah opini jelek award 2022.

Nominasi itu dibuat oleh sebuah akun Twitter @krocotv yang telah disukukai lebih dari ribuan warganet. Setidaknya ada 15 nominasi opini jelek mulai diru Luhut Binsar Pandjaitan, Menominfo Jhonny G. Plate, Megawati Soekarnoputri, dan lain sebagainya.

Kendati demikian dari 15 nominasi, Megawati menjadi pemilik opini jelek terbanyak dengan jumlah empat opini dengan vote likes terbanyak pula.

Berikut empat jejak blunder Megawati yang dijadikan sebagai nominasi opini jelek 2022, antara lain:

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) berjalan meninggalkan ruangan usai memimpin Penutupan Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (23/6/2022). (Antara)

1. Opini Mehawari Soal Minyak Goreng

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat turur mengomentari kelangkaan minyak goreng yang membuat banyak ibu-ibu rela mengantre panjang.

Kehebohan itu disoroti Megawati di mana dia mengaku heran mengapa ibu-ibu hanya menggoreng tidak merebus atau mengukus.

"Sekarang kita lihat toh hebohnya urusannya beli minyak goreng. Saya tuh sampai ke ngelus dada bukan urusan masalah enggak ada atau mahalnya minyak goreng," kata Megawati dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (17/3/2022).

"Saya itu sampai mikir jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng. Sampai begitu rebutannya, apa tidak ada cara untuk merebus, lalu mengukus atau seperti rujak?," tambahnya.

Baca Juga: Keluar sebagai Runner Up Grup A, Timnas Indonesia Sulit Raih Juara Piala AFF 2022, Kok Bisa?

2. Megawati: Nasib bangsaku kalau aku meninggal?

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Rabu (1/6/2022), Megawati Soekarnoputri sempat sampaikan rasa khawatir terhadap nasib bangsa Indonesia di masa depan apabila dirinya sudah tidak ada.

“Aku sudah khawatir nanti suatu saat aku sudah ndak ada, piye yo (bagaimana ya)?” ujar Megawati.

Kekhawatiran yang dirasakan oleh Megawati tersebut juga muncul lantaran ia menilai bahwa masyarakat Indonesia sulit untuk keluar dari zona nyaman.

“Saya ngobrol sama Sekjen saya, ‘Kok bangsaku kayaknya sudah terlalu nikmat dengan zona nyaman,” jelasnya.

3. Megawati Soal Tukang Bakso

Load More