Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkoinfo) Johnny G Plate dikabarkan mundur dari jabatannya pada Kamis (5/1/2023). Warganet lantas mengunggah video Johnny mundur.
"Menteri Kominfo Johnny G Plate dikabarkan telah mundur!," ujar akun Twitter @kapten_azay pada Kamis.
Namun, video yang disajikan itu bukanlah terkait mundurnya Johnny sebagai menteri. Akan tetapi, video yang memperlihatkan Johnny tengah berjalan mundur.
Potongan video itu diambil ketika Johnny dipanggil untuk menjadi Menkominfo di Istana Negara pada Selasa (22/10/2019). Johnny terlihat mengenakan kemeja putih dan melambaikan tangan kepada awak media.
Terkait isu mundur dari kursi Menkominfo, Johnny sendiri telah buka suara. Ia menegaskan masih menjalani tugas sebagai pembantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
"Hingga saat ini kami masih melaksanakan tugas dan fungsi yang dipercayakan oleh bapak Presiden sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju," kata Johnny.
Johnny juga menegaskan kalau reshuffle telah menjadi kewenangan Jokowi selaku presiden. Ia mengaku menjaga hak prerogatif presiden tersebut.
"Kami percaya dan yakin bahwa setiap partai politik di Indonesia memahami, memaklumi dan menjaga hak Konstitusional Prerogative Rights President tersebut," ujarnya.
Adapun Johnny mengajak seluruh masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang tersebar di media sosial. Ia menilai sebaiknya masyarakat mencari kebenaran atas informasi tersebut.
"Marilah kita bersama menjaga agar informasi yang didistribusi dan ditransmisikan kepada masyarakat terlebih dahulu harus dikonformasi agar akurasinya dapat dipertanggungjawabkan dan demi mencerdaskan masyarakat," jelasnya.
Sebelumnya sempat tersiar pesan instan di WhatsApp yang menyebut Johnny akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menkominfo.
"Menkominfo kabarnya mau mengundurkan diri siang ini pukul 14.00," demikian isi pesan instan yang tersebar.
Berita Terkait
-
Tepis Kabar Menkominfo Johnny Plate Mundur, NasDem Balas Serangan Hoaks: Yang Enak Digoreng Itu Tempe, Bukan Berita Bohong!
-
Ramai Diisukan Mundur dari Kabinet Indonesia Maju, Menkominfo Johnny G Plate Buka Suara!
-
Jokowi Harus Hati-Hati Jika Depak Menteri NasDem, Partai Besutan Surya Paloh Bisa Lakukan Ini
-
Johnny G. Plate Bantah Isu Mundur dari Menteri Kominfo
-
Mbak Sipon Istri Wiji Thukul Wafat, Jokowi Utang Janji saat Kampanye Pilpres 2014
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran