Suara.com - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melakukan seremoni tanam pohon di bawah tol Becakayu, Jalan Laksamana Malahayati, Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (6/1/2023). Kegiatan ini merupakan bentuk upaya penghijauan, serta optimalisasi lahan Fasilitas Umum (Fasum) di lokasi.
Kegiatan penanaman pohon bertema 'Jumat Menanam' tersebut berlokasi di jalur hijau tepian sungai sepanjang lima kilometer. Rencananya akan ada 11.950 pohon yang ditanam di lokasi ini.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini, Dirut Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso; Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit; Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI, Suharini Eliawati; Plt Kepala Dinas Pertamanan, dan Hutan Kota (Distamhut) DKI, Afan Adriansyah; serta Kepala Dinas Bina Marga, Hari Nugroho.
"Pagi ini kami melakukan penanaman pohon di sepanjang jalur hijau bawah kolong tol Becakayu. Ini lahan punya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikelola Jasa Tirta II. Jadi ini ada dua (lahan), satunya lagi milik BPJT," ujar Heru di lokasi, Jumat (6/1/2023).
"Kami ingin menunjukkan bahwa lokasi tersebut harus dirawat. Sekitar ribuan tanaman kita tanam di sepanjang area kolong tol," kata Heru menambahkan.
Karena tol Becakayu juga melintasi Kabupaten Bekasi, Heru juga meminta Pemkab Bekasi untuk bekerja sama dengan DKI Jakarta ikut menanam pohon dalam menjaga keasrian dan keindahan kawasan kolong tol Becakayu.
"Hari ini saya titip ke beliau, lokasi yang di Bekasi juga harus seperti itu. Saya minta Pak Bupati (ikut) tanam pohon. Tugas beliau dengan kita adalah sama-sama menjaga keasrian lingkungan agar selalu hijau, sehingga kita dalam upaya menjaga sumber air bersih di Jakarta terus berlanjut," ucapnya.
Ia menyebut kegiatan Jumat menanam ini akan dilakukan secara rutin. Dengan cara ini, diharapkan fasum di bawah tol Becakayu bakal terjaga keasrian dan keberisihannya.
"Saya juga minta Jasa Tirta dan BPJT untuk kerja sama dalam menjaga kawasan ini, yang juga dimanfaatkan sebagai kawasan urban farming. Dan mungkin ini akan dibantu pihak Pemkot Jakarta Timur untuk bisa kelola itu," ia menambahkan.
Baca Juga: PJLP Diputus Kontrak karena Usia Dilimpahkan ke Keluarganya, Heru Budi: Tak Ada Arahan Begitu
Diketahui, jumlah Pohon dan Tanaman yang ditanam di area lokasi tersebut totalnya sebanyak 11.950. Rinciannya adalah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menanam sebanyak 200 pohon, terdiri dari 100 Pohon Ketapang Kencana dan 100 Pohon Tabebuya, serta 10.000 Tanaman Hias berupa 5.000 Tanaman Melati Gambir dan 5.000 Tanaman Pilo Kuning.
Sementara itu, dari Dinas KPKP juga ikut melakukan penanaman 350 pohon Jambu Jamaika, 100 Pohon angga, 1.000 Cabai, 100 Terong, 100 Tomat, hingga 100 Kelapa Genjah. Selanjutnya, program Jumat Menanam ini akan dilakukan secara rutin setiap hari Jumat dengan menanam berbagai jenis pohon dan tanaman hias di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
Berita Terkait
-
PJLP Diputus Kontrak karena Usia Dilimpahkan ke Keluarganya, Heru Budi: Tak Ada Arahan Begitu
-
Anggap Usulan PSI Tambah CCTV Pasca Penculikan Malika Bagus, Tapi Heru Budi Pilih Tingkatkan Keamanan Pakai Aparat
-
Malika Diculik Residivis Kasus Cabul, Ditemukan 26 Hari Kemudian, PSI Minta Heru Budi Perbanyak CCTV
-
Ditandatangani 18 Ribu Orang Lebih, Begini Respon Heru Budi Soal Petisi Kembalikan WFH
-
Muncul Petisi Kembalikan WFH, Heru Budi Ogah Turuti karena Alasan PPKM Sudah Dicabut Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK