Suara.com - Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Metro Jaya masih memburu dua pengedar sabu dan ganja yang menyuplai narkoba kepada aktor Revaldo.
Hal tersebut diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat ditemui wartawan di kawasan Jakarta Timur pada Sabtu (14/1/2023).
"Untuk penyuplai, kami masih terus dalami ya, karena dalam hal ini masih DPO penyidik," kata Trunoyudo.
Meski begitu, ia menyatakan dua pengedar barang haram itu identitasnya telah dikantongi kepolisian.
Keduanya terdiri dari seorang perempuan berinisial T yang menyuplai sabu dan seorang pria berinisial G yang menyuplai ganja.
"Ada dua orang yang mau kami dalami untuk kami mintai keterangan, namun inisial itu masih dalam proses pencarian," ungkap Trunoyudo.
Sebelumnya diberitakan, untuk kali ketiga, Revaldo tersandung kasus narkoba. Pada Rabu (11/1/2023) lalu, Revaldo ditangkap di kediamannya dalam kondisi masih dalam pengaruh narkoba.
Setelah ditangkap aktor sinetron Ada Apa Dengan Cinta itu ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (13/1/2023) kemarin. Kepolisian merekomendasikan Revaldo menjalani rehabilitasi, namun dipastikan hal itu tidak menggugurkan proses pidananya.
Kepolisan sendiri mengungkap pada dua kasus narkoba sebelumnya, Revaldo tidak pernah menjalani rehabilitasi. Dia hanya menjalani hukuman pidana dari putusan pengadilan.
Baca Juga: Sudah Dua Kali Tersandung Narkoba Sebelumnya, Aktor Revaldo Tak Pernah Jalani Rehabilitasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
KPK Mulai Pakai AI Audit LHKPN, Pejabat Harta Janggal Langsung Kena 'Bendera Merah'
-
Kronologi Suderajat, 30 Tahun Jualan Es Gabus Hancur Dituduh Dagang Makanan Berbahan Spons
-
PNKT-Kemensos Perkuat Sinergi Dukung Program Prioritas Presiden di Daerah
-
Usman Hamid Soroti Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump: Dinilai Lemahkan Komitmen HAM
-
Buntut Panjang Pedagang Es Gabus Viral: Propam Turun Tangan Periksa Polisi yang Gegabah
-
Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?
-
Dituding Minta 'Uang Damai' Rp5 Miliar oleh Tersangka Korupsi Indah, Ini Jawaban Tegas Polda Metro
-
Pastikan Korban Banjir Purbalingga Tidak Kekurangan Pangan, Kemensos Dirikan Dapur Umum
-
Operasi Pekat Jaya Digelar Jelang Ramadan, Polda Metro Sasar Tawuran hingga Premanisme!
-
Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota