Suara.com - Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait menilai sosok Menteri BUMN Erick Thohir pantas dijadikan sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. Selain karena elektabilitas, ia melihat ada faktor lain yang memperkuat peluang Erick menjadi cawapres.
Maruarar menerangkan kalau Erick menjadi sosok pemimpin yang dibutuhkan untuk Indonesia ke depannya. Melihat rekam jejaknya, Erick dianggap tegas dalam pemberantasan korupsi saat menjadi orang nomor satu di Kementerian BUMN.
"(Erick Thohir) Ini adalah pemimpin yang kita butuhkan yang berani mengatakan benar dan yang salah itu salah," kata Maruarar dalam keterangan persnya, Sabtu (14/1/2023).
Maruarar menyebut kalau Erick berhasil memperlihatkan figur pemimpin yang berani. Hal tersebut terlihat ketika Erick membongkar kasus-kasus korupsi besar khususnya di Kementerian BUMN.
Ia mencontohkan akan keberanian Erick dalam mengungkap korupsi Asabri dan Jiwasraya patut diapresiasi. Lantaran praktik korupsi di Asabri telah merugikan negara hingga Rp22,78 triliun dan Jiwasraya sebesar Rp16,8 triliun.
Menurutnya, Erick tidak pernah ragu untuk mengevaluasi setiap petinggi di BUMN.
"Ada case di Indonesia seperti Asabri dan Jiwasraya, Itu case sudah lama banget dan merugikan sudah triliunan sudah gede banget," terangnya.
Berita Terkait
-
Megawati Nyapres Lagi di Pilpres 2024, Puan Maharani: Gila, Enggak lah
-
8 Partai Usung Anies Baswedan, 5 Tokoh Kuat Disiapkan Jadi Cawapres, Fakta di Baliknya Tak Terduga!
-
DPW NasDem Jatim Dukung Khofifah Jadi Cawapres Anies untuk Pilpres 2024
-
Tempur Lawan Pendukung Ganjar Pranowo di Internal Partai? Puan Maharani: Saya Enggak Bisa Melarang
-
La Nyalla Mattalitti Fix Nyalon Jadi Ketum PSSI, Anggota Exco Ada yang Dukung Calon Lain? Ini Dia Sosoknya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat