Suara.com - Fenomena ‘ngemis online’ belakangan ini marak di media sosial, utamanya TikTok. Di platform video itu, pemilik akun TikTok melakukan siaran langsung dan melakukan beragam aksi hanya demi mendapatkan hadiah virtual yang bisa ditukar dengan sejumlah uang.
Semakin banyak hadiah yang didapat, maka semakin banyak pula uang yang bisa didapat. Ironisnya, ‘ngemis online’ itu dilakukan oleh para lansia dengan melakukan tantangan yang diluar nalar.
Misalnya mandi lumpur atau mengguyur diri sendiri dengan air dingin hingga kedinginan. Semua itu dilakukan hanya untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah melalui TikTok.
Lantas, berapa sebenarnya yang yang bisa didapat dari siaran langsung atau live di TikTok? Berikut ulasannya.
Penghasilan fantastis dari Live TikTok
Salah satu konten kreator TikTok yang akrab dipanggil Tante Lala, pernah membocorkan penghasilan yang ia dapat dari pekerjaannya sebagai Tiktoker di ketika tampil di podcast Close The Door di chanel YouTube Deddy Corbuzier.
Pemilik nama asli Nurlela Jusuf itu diketahui sering melakukan siaran langsung di TikTok sehingga membuatnya kerap mendapatkan hadiah virtual dari penontonnya. Dan dari live TikTok tersebut, ia mengaku bisa mendapatkan uang dengan nilai yang fantastis.
"Dapat duit saat Tante Lala Live itu, setiap dua hari Rp15 juta. Banyak gift yang bisa ditukarkan dengan uang," ungkap Tante Lala.
Ia lalu menjelaskan, dari setiap hadiah virtual yang ia dapatkan, bisa ditukar dengan uang senilai Rp4-6 juta.
Penghasilan itu bisa lebih besar jika live TikTok tersebut mendapatkan endorse dari produk tertentu. Tante Lala mengungkapkan, nilai kontrak yang bisa dia dapat dari endrose bisa mencapai Rp10-15 juta dalam sekali live di TikTok.
Secara keseluruhan, dalam sebulan Tante Lala mengaku bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp500 juta hanya dari TikTok.
Cara mendapatkan uang dari Live TikTok
Walaupun bisa menjadi salah satu sumber pemasukan, mendapatkan uang dari TikTok tidaklan semudah yang dibayangkan.
Sebab, untuk bisa menggunakan fitur live di TikTok, kita sedikitnya harus memiliki 1.000 followers. Jika persyaratan itu sudah terpenuhi, pikirkan konsep live yang akan dilakukan agar bisa mencuri perhatian orang untuk menonton.
Nah, untuk memulai siaran live di TikTok, pemilik akun TikTok bisa melakukannya hanya dengan tiga langkah, yaitu:
Tag
Berita Terkait
-
Viral Nenek Mandi Lumpur 'Ngemis Online' Lewat Live Tiktok, Pemilik Akun Dapat Cuan Banyak Sampai Ogah Dikasih Kerjaan
-
Alasan Kuat Pelaku Mandi Lumpur Terungkap: Banyak yang
-
Melihat Lirik 'Rahmatun Lil Alameen', Lagu Dari Maher Zain Yang Kini Banyak Menjadi Backsound Video Tiktok
-
Pelaku Mandi Lumpur Tak Takut Sakit, Konten Kreator Ungkap Hal Ini
-
Bukan Ngemis, Konten Kreator Mandi Lumpur Ungkap Hal Mengejutkan Ini
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah