Muncul Tangisan Tengah Malam, Kampung Jadi Sepi
Sementara itu, pemberitaan terkait kasus pembunuhan oleh Wowon cs juga menghebohkan masyarakat dan media lokal di Cianjur. Dari sejumlah laporan media setempat, sejumlah cerita horor disampaikan warga di sekitar rumah Wowon dan Duloh yang menjadi TKP pembunuhan itu.
Warga Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur mengaku sempat mendengar suara tangisan sebelum terkuaknya kasus pembunuhan berantai oleh Wowon cs.
Hal itu sebagaimana diungkap oleh salah satu warga, Ajay Saepudin selaku ketua RT setempat. Ia mengaku sempat mendengar suara tangisan orang di sekitar lokasi pembunuhan. Namun setelah dicek tak ada siapa-siapa.
Sementara usai kasus pembunuhan oleh Wowon cs itu terungkap, kondisi Kampung Babakan Mande kini terasa sepi, beda dari biasanya. Apalagi saat malam telah larut.
"Sekarang sepi sejak kasus itu terungkap," kata Ajay dikutip Jumat (20/1/2023).
Meski belum sepenuhnya terungkap, Wowon, Duloh dan M Dede Solehudin dijerat dengan Pasal 340 KUHP, subsider 338, 339 KUHP. Mereka terancam dengan hukuman paling berat yakni hukuman mati.
Berita Terkait
-
Sadisnya Pelaku Serial Killer Bunuh 9 Keluarga Hingga Coba Eksekusi Tetangga, Apa Hukuman Pantas Bagi Wowon Dan Duloh?
-
7 Kasus Serial Killer di Indonesia Paling Sadis, Salah Satunya Bunuh 42 Wanita
-
Menengok Modus Penggandaan Uang Wowon Cs yang Berakhir Jadi Serial Killer
-
Pembunuh Berantai Wawan Cs Raup Untung 1 Miliar, Klaim Punya Kekuatan Supranatural untuk Lipat Gandakan Kekayaan
-
Fakta Baru Serial Killer di Bekasi hingga Cianjur, Wowon Menyerahkan Istrinya Dibunuh karena Sakit Hati
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli