Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria berinisial SMD (27) karena diduga menganiaya balita hingga tewas di Palmerah, Jakarta Barat.
"Kami tangkap pelaku kemarin (26/1). Saat ini masih dalam pemeriksaan," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan saat ditemui di Jakarta, Jumat (27/1/2023).
Peristiwa ini berawal ketika SMD yang merupakan kekasih dari VA (24), selaku ibu korban tengah berada di rumah, Rabu (25/1).
Kala itu, pelaku sedang menjaga korban di rumah. Karena sang anak kerap menangis, SMD pun kesal hingga akhirnya menganiaya sang anak hingga terluka.
VA yang baru pulang pun kaget lantaran mendapati anaknya dalam kondisi seperti itu.
VA sempat membawa sang anak untuk berobat ke rumah sakit.
Namun demikian, sang bayi dinyatakan meninggal ketika dalam perawatan.
Peristiwa itu pun langsung dilaporkan oleh VA ke pihak Polres Metro Jakarta Barat.
SMD pun akhirnya ditangkap di kediamannya di wilayah Jakarta Barat.
Baca Juga: Konvoi Bawa Sajam Diduga Mau Tawuran, Polisi Tangkap 11 Pelajar SMA di Kembangan Jakbar
Dia ditangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Jakarta Barat.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, SMD sebelumnya sempat terlibat kasus penggunaan narkoba.
Dirinya baru dinyatakan bebas sejak empat bulan lalu.
"Hingga saat ini, yang bersangkutan masih diperiksa untuk kepentingan penyidikan," jelas Haris. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar