Suara.com - Ferdinand Sinaga termasuk salah satu pemain Persis Solo yang turun untuk mengejar kerumunan yang melempar bus Persis dengan batu. Ia disebut dalam barisan terdepan yang turun dari bus dan menghajar pelaku pelemparan batu yang terjadi pada Sabtu (28/1/2023) petang.
Diketahui, bus yang ditumpangi Persis Solo dilempari segerombolan suporter Persita Tangerang setelah laga pekan ke-21 di Indomilk Arena.
Ketika bus yang membawa pemain Persis Solo keluar dari Stadion Indomilk Arena, mereka dihadang beberapa suporter Persita. Simak profil Ferdinan Sinaga berikut ini.
Profil Ferdinand Sinaga
Ferdinand Sinaga merupakan striker asal Bengkulu yang lahir pada 18 September 1988. Ia mengawali kariernya dengan bergabung bersama Persib Bandung junior pada tahun 2006.
Ferdinand Sinaga dikenal sebagai pemain yang punya determinasi tajam dan cakap dalam mengocek bola.
Namun debut karier Ferdinand Sinaga di Persib Bandung tergolong gagal karena tidak ikut dalam satu pertandingan apapun. Ia lalu bergabung bersama Persibat Batang namun juga tidak ada sedikit pun kemajuan pada kariernya.
Barulah pada tahun 2008 ketika Ferdinand Sinaga memutuskan untuk hijrah ke Persikab Bandung, mulai ada titik terang akan nasibnya di lapangan hijau.
Pemain dengan tinggi 170 cm ini diikutkan dalam 7 kali pertandingan liga dan berhasil mencetak beberapa gol. Kini Ferdinand berstatus sebagai pemain Persis Solo sejak 2021 yang lalu.
Baca Juga: Bikin Geram Insan Sepak Bola Indonesia, Polisi Ringkus 7 Terduga Pelempar Batu Ke Bus Persis Solo
Insiden Pelemparan Batu
Usai pertandingan antara Persita Tanggerang vs Persis Solo pada Sabtu (28/1/2023) di Indomilk Arena, tim Persis Solo mengalami kejadian buruk ketika melaju di kawasan kawasan Kelapa Dua hingga pintu Tol Panunggangan.
Bus yang mereka tumpangi mendapat lemparan batu oleh oknum supporter Persita Tangerang. Hal tersebut membuat kaca bus Persis Solo rusak parah.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut walau ada satu ofisial Persis Solo mengalami luka pada bagian jari tangan. Dari beberapa video yang beredar di media sosial, pemain Persis Solo turun dari bus untuk mengejar pelaku.
Sementara itu manajer Persis Solo, Erwin Widianto, memastikan bahwa pihaknya akan menindak tegas kejadian tersebut. Bahkan Persis akan mengawal kasus hukum ini sampai tuntas.
"Insiden ini telah ditangani oleh pihak berwenang yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Polres Tangerang Selatan langsung bergerak untuk mengusut kejadian hari ini," ujar Erwin.
Berita Terkait
-
Bikin Geram Insan Sepak Bola Indonesia, Polisi Ringkus 7 Terduga Pelempar Batu Ke Bus Persis Solo
-
Bus Persis Solo Dilempari Batu, Gibran Lapor ke Kapolri
-
Persita vs Persis Solo Imbang 0-0, Leonardo Medina Bilang Begini
-
Gibran Rakabuming Soroti Aksi Pelemparan Bus Persis Solo Sampai Ungkit Tragedi Kanjuruhan
-
Netizen Sebut Kinerja Polisi Seperti Wanita Zaman Sekarang, Gibran Unggah Meme Lucu: Tak Sanggup Melihat Fakta Seterang ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi