Suara.com - Seorang pemotor tertabrak oleh anggota Polri yang mengemudikan mobil dinas di Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, pada Senin (6/2/2023).
Salah seorang warga berinisial BJ, mengatakan kejadian itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB.
Saat itu pemotor yang menjadi korban tabrak melaju dari Jalan Paus, menuju jalan Velodrome. Sementara mobil polisi dari Jalan Velodrome menuju Jalan Pemuda.
“Mobil yang salah, dia nerobos lampu merah. Sudah gitu pake strobo segala,” kata BJ, saat ditemui Suara.com disekitar lokasi, Selasa (7/2/2022).
BJ mengatakan usai menabrak, mobil Toyota Fortuner berplat nomor dinas polisi ini mencoba untuk kabur. Beruntung, para pengemudi ojek online sempat mengejarnya dan menghentikan laju mobil berplat dinas 3110-00 ini.
“Itu dibawah jembatan penyebrangan orang sana, mobil sempet diberhentiin sama ojol. Pas nabrak, dia kabur. Ojol langsung pada ngejar,” ungkapnya.
Saat itu, BJ mengatakan korban yang menggunakan Yamaha Vixion ini mengalami patah dibagian bahu sebelah kiri.
“Gak ada berdarah berceceran, tapi bahunya gitu. Ngangkat. Kayanya sih patah itu,” katanya.
Ia menuturkan di dalam mobil Fortuner tersebut terdapat dua orang. Dua orang itu, lanjut BJ, diperkirakan berbeda usia yang cukup jauh.
Baca Juga: Pilu, Kronologi Pelajar SMKN 4 Tangsel Tewas Terlibat Kecelakaan dengan TransJakarta
“Didalam mobil itu ada dua orang. Satu pakai kemeja biru, satu kemeja putih. Usianya kira yang satu masih muda sekitar 20an,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Keluarga Pelajar SMKN 4 Tangsel yang Tewas Ditabrak TransJakarta Tolak Mediasi: Gas Terus
-
Perjalanan Kasus Hasya, dari Arogansi Pensiunan Polri Berujung Permintaan Maaf Polda Metro Jaya
-
Sempat Kabur, Mobil Fortuner Berpelat Polri Ditangkap Warga usai Tabrak Pemotor dan Terobos Lampu Merah di Rawamangun
-
Pilu, Kronologi Pelajar SMKN 4 Tangsel Tewas Terlibat Kecelakaan dengan TransJakarta
-
Ini Dia Profil Kadarisna, Orang Tua dari Anak yang Bawa Mobil Dinas DPRD Jambi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari