Suara.com - Polisi meringkus tujuh remaja yang tergabung dalam geng motor Kepa Duri 30 JKT, seusai membacok 2 remaja lainnya yang berinisial IA (21) dan AV (20).
Peristiwa ini terjadi di jalan Mangga 24, RT 9, RW 4, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat Sabtu (4/2/2023) lalu, sekira pukul 04.30 WIB. Adapun 7 tersangka yang diringkus petugas yakni berinisial RO (19), RI (19), AF (20), DS (21), MD (18) dan 2 lagi masih di bawah umur.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, Akp Anggi Fauzi Hasibuan mengatakan, kejadian bermula, ketika korban bersama rekannya yang lain sedang nongkrong. Kemudian, para pelaku yang tergabung dalam geng motor Kepa Duri 30 JKT yang berjumlah 20 orang itu mendatang ke lokasi.
Kedatangan para gangster ini lengkap bersenjata tajam. Kemudian para pelaku memancing keributan dengan para korban.
"Mereka mancing ngajak tawuran," kata Anggi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/2/2023).
Melihat pancingan tersebut, korban IA kemudian menghampiri para gengster tersebut. Sekira berjarak 100 meter, IA kemudian langsung diserang pelaku menggunakan celurit yang telah mereka persiapkan.
"RO membacok mengenai punggung korban sedangkan pelaku RI, membacok korban mengenai pada bagian kaki," kata Anggi.
Melihat temannya mendapat penganiayaan, korban AV mencoba membantunya. Namun, pelaku bukannya kabur justru malah ikut melakukan penyerangan terhadap AV.
"Korban IA mengalami luka bacokan di kaki kanan, punggung dan luka pada bagian pelipis kiri. Sementara AV mengalami luka bacokan pada kepala, tangan kanan dan tangan kiri," ungkap Anggi.
Baca Juga: Bacok 2 Pemuda di Kebon Jeruk, 7 Anggota Geng Motor Kepa Duri 30 JKT Ditangkap, Satu Lainnya Buron
Setelah menyabet 2 korban, pelaku kemudian melarikan diri. 2 orang korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, dan langsung membuat laporan atas kejadian tersebut ke Polsek Kebon Jeruk.
"Dari penyerangan tersebut kami mengidentifikasi sebanyak 8 orang yang melakukan penganiayaan, kami berhasil mengamankan 7 remaja dan 1 remaja lagi (DPO)," tutur anggi.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita satu buah celurit. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah kaos dan jaket berlumur darah. Dalam kasus ini, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Bacok 2 Pemuda di Kebon Jeruk, 7 Anggota Geng Motor Kepa Duri 30 JKT Ditangkap, Satu Lainnya Buron
-
Babak Baru Kasus Fortuner Hantam Brio: Sopir Dilepas, Mahfud MD Sebut Bak Film Gangster
-
Detik-detik Mencekam Penginapan Oyo Diserang OTK yang Cari Anggota XTC, Kaca Pecah dan Satu Warga Tewas Bersimbah Darah
-
Sekelompok Geng Motor Masuki Arena TPU Menteng Pulo, Kocar Kacir saat Dihalau Petugas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam
-
Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU
-
Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas
-
Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?
-
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini