Kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan turut menyeret nama salah satu pejabat pajak. Salah satu tersangka pengeroyokan yang bernama Mario Dandy Satriyo itu merupakan anak dari Rafael Alun Trisambodo.
Melansir dari laman resmi LHKPN KPK, Rafael Alun Trisambodo terakhir kali menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Umum di Kanwil DJP Jakarta II. Meskipun ia menjabat sebagai Kepala Bagian Umum, tetapi ternyata Rafael memiliki harta kekayaan yang jumlahnya melampaui para atasannya, yaitu Dirjen Pajak, Suryo Utomo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Berikut perbandingan harta kekayaan pejabat pajak yang anaknya menganiaya anak petinggi GP Ansor dengan Sri Mulyani dan Dirjen Pajak tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Harta Kekayaan Suryo Utomo
Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya, disebutkan bahwa Suryo Utomo mempunyai harta kekayaan dengan total Rp 14,45 miliar.
Sebagian besar harta miliknya tersebut berupa tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp 14,16 miliar yang tersebar di beberapa wilayah yang ada di Indonesia yakni Kab/Kota Bekasi, Kab/Kota Jakarta Selatan, dan Kab/Kota Bogor.
Tidak hanya tanah dan bangunan, Suryo juga mempunyai aset berupa alat transportasi sebanyak 11 unit kendaraan. Apabila dijumlahkan, nilai dari aset berupa alat transportasi miliknya mencapai Rp 947 juta.
Selain itu, ia juga mempunyai kekayaan dalam bentuk harta bergerak lainnya yang totalnya sebesar Rp 1,54 miliar beserta kas dan setara kas sebesar Rp 2,79 miliar.
Namun, disebutkan pula bahwa Suryo Utomo mempunyai utang yang totalnya mencapai Rp 5 miliar, sehingga apabila ditotalkan, harta kekayaannya tersebut sebesar 14.452.944.568 atau sekitar Rp 14,4 miliar.
Baca Juga: Pakai Baju Tahanan, Wajah Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Disorot: Tampangnya Masih Songong
Harta Kekayaan Sri Mulyani
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkan tertanggal 31 Maret 2022, Sri Mulyani mempunyai total kekayaan mencapai Rp 58.048.779.283 atau Rp 58 miliar.
Diketahui, kekayaan tersebut meliputi kepemilikan atas sejumlah aset berupa tanah dan juga bangunan, alat transportasi, harta bergerak lainnya, surat berharga, dan kas setara kas.
Adapun total aset tanah dan bangunan milik Sri Mulyani diketahui mencapai Rp 45.811.090.623. Tidak hanya tanah dan bangunan, Sri Mulyani juga diketahui mempunyai sebuah alat transportasi yaitu motor Honda Rebel CMX500 keluaran tahun 2019 dengan total nilai Rp 145.000.000.
Kekayaan Sri Mulyani juga termasuk harta bergerak lain dengan total nilai Rp 446.520.000, surat berharga senilai Rp 12.721.023.556, dan kas setara kas sebesar Rp 8.140.815.666.
Jadi, apabila ditotalkan, harta kekayaan dari Sri Mulyani mencapai Rp 67.264.449.846. Tetapi disebutkan pula bahwa Sri Mulyani memiliki utang sebesar Rp 9.215.670.562. Oleh karenanya, bisa ditotalkan harta kekayaan Sri Mulyani yang telah dikurangi utang yaitu sebesar Rp 58.048.779.283 atau Rp 58 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Pakai Baju Tahanan, Wajah Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Disorot: Tampangnya Masih Songong
-
Sosok Jonathan Latumahina: Petinggi GP Ansor yang Anaknya Dianiaya Anak Pejabat Pajak
-
Rubicon Mario Dandy Remaja Penganiaya Anak Pengurus GP Ansor Disorot, Borok Bapaknya Terbongkar: Pejabat Pajak Kok Ngemplang Pajak?
-
Warganet Rujak Ditjen Pajak RI: Pejabat Anda Kaya Sekali Ya?
-
Mobil Mario Dandy Anak Pejabat Pajak yang Aniaya Remaja Berplat Bodong, Pajaknya Juga Nunggak!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit