Suara.com - Sebagian orang mungkin tidak asing dengan Brigita Manohara, seorang presenter televisi swasta. Baru-baru ini, profil Brigita Manohara ramai dibicarakan lantaran diduga terlibat dalam kasus korupsi Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak.
Apakah anda sudah mengenal profil Brigita Manohara lebih lengkap? Jika belum, simak penjelasan siapa Brigita Manohara berikut.
Brigita Manohara mengaku bahwa dirinya pernah menerima uang dari Bupati nonakatif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang ternyata bersumber dari hasil korupsi.
Berdasarkan sepengatuannya, uang itu adalah apresiasi atas profesi dirinya sebagai presenter dan konsultan komunikasi. Namun, dirinya mengakui pula tidak ada perjanjian tertulis atas penerimaan-penerimaan tersebut.
Profil Brigita Manohara
Brigita Manohara terkenal saat dirinya menjadi salah satu presenter di TV One. Brigita Manohara adalah seorang lulusan dari Institut Teknologi Sepuluh November, dan merupakan lulusan dari jurusan Arsitektur.
Setelah berhasil lulus dari ITS, Brigita lantas melanjutkan pendidikannya ke program Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Dr Soetomo Surabaya, dan berhasil menyelesaikan program magisternya pada tahun 2012 dengan predikat cumlaude.
Setelah itu, Brigita Manohara memutuskan untuk hijrah dari Surabaya ke Ibukota Jakarta lalu melanjutkan untuk melanjutkan studi di Pasca Sarjana Ilmu Hukum peminatan Hukum Pidana di Universitas Indonesia dengan beasiswa Eka Tjipta Foundation. Dirinya berhasil menyelesaikan program tersebut hanya dalam 3 semester dengan predikat cumlaude.
Sebenarnya Brigita Manohara sudah memulai terjun di dunia media dari dunia perkuliahan, di mana ia telah bergabung di JTV, sebuah TV lokal Jawa Timur pada tahun 2005. Brigita menjadi presenter program Pojok Arena dan Pojok Isuk, yaitu sebuah program berita pagi yang dikemas dalam bahasa Jawa.
Awal kariernya sebagai presenter dimulai pada tahun 2007 saat dirinya menjadi juara dalam ajang news presenter TPI. Selain itu, Brigita Manohara juga pernah menjadi Galuh Persahabatan di Kota Kediri pada tahun 2005. Dirinya juga pernah bergabung Arek TV, TVRI Jawa Timur, Indosiar, SBO TV, dan Metro TV, hingga menjadi penyiar radio di Radio Mercury dan Radio Sonora Surabaya.
Baca Juga: Jejak Brigita Manohara di Kasus Ricky Ham Pagawak, Ada Peluang Dipidana Meski Kembalikan Uang?
Brigita Manohara Terseret Kasus Korupsi
Hal ini juga dibenarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang mengungkap bahwa Brigita Manohara menerima mobil dari tersangka korupsi Ricky Ham Pagawak, Bupati Mamberamo Tengah. KPK menyebutkan presenter televisi Brigita Purnawati Manohara telah menerima mobil dari Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak.
Diketahui, KPK sudah menerima uang dari Manohara sebesar Rp480 juta, di mana uang itu merupakan akumulasi pemberian dari Ricky kepada Brigita. Namun, KPK belum mengetahui apakah uang sebesar Rp480 juta itu termasuk nilai mobil yang diberikan oleh Ricky kepada Brigita.
Dalam kasus ini, KPK masih mendalami segala aspek dalam investigasi aliran dana terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sebelumnya, diketahui bahwa Ketua KPK Firli Bahuri sempat menyatakan bahwa pengembalian uang yang berasal dari tindak pidana korupsi dan menyebabkan kerugian negara, tidak serta merta menggugurkan tuntutan pidana.
Hal tersebut sempat disampaikan oleh Firli saat menanggapi pertanyaan soal aliran uang hasil dugaan korupsi Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak kepada beberapa pihak, salah satunya adalah presenter televisi Brigita Manohara. Demikian penjelasan seputar profil Brigita Manohara.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Jejak Brigita Manohara di Kasus Ricky Ham Pagawak, Ada Peluang Dipidana Meski Kembalikan Uang?
-
Tak Hanya Uang, Presenter Brigita Manohara juga Terima Mobil dari Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak
-
KPK Bakal Dalami Peran Presenter Brigita Manohara di Kasus Korupsi Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak
-
KPK Tegaskan Brigita Manohara Tetap Bisa Dipidana Meski Telah Kembalikan Uang Rp480 Juta dari Bupati Mamberamo Tengah
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah